welcome

warganet

welcome

warganet

welcome

warganet

welcome

warganet

welcome

warganet

Senin, 23 Maret 2015

Dolar AS Kembali Tinggalkan Rp 13.000


Jakarta -Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) hari ini melemah terhadap rupiah. Dolar AS pun lengser dari level Rp 13.000.

Seperti dikutip dari data perdagangan Reuters, Selasa (24/3/2015), pagi tadi dolar AS dibuka sudah melemah di Rp 12.990 dibandingkan posisi pada penutupan kemarin di Rp 13.013.

Secara perlahan tapi pasti, dolar AS terus melemah sampai ke titik terendahnya hari ini di Rp 13.955. Indeks tidak lagi menyentuh level Rp 13.000 sampai siang hari ini.

Investor melepas dolar AS sambil menunggu kepastian mengenai naiknya suku bunga acuan AS yang akan dilakukan The Federal Reserve (The Fed). Sampai saat ini memang belum ada kepastian mengenai rencana ini.

Pekan lalu, dolar AS merosot tajam mencapai titik terendah dalam tiga tahun terhadap euro. Kala itu dollar index (DXY) jatuh 1,37%, termasuk koreksi harian terbesarnya sejak September 2013.

detikcom

Gadis Cantik Berburu Pendonor Sperma via Facebook


Jakarta - Ada-ada saja yang dilakukan orang lewat media sosial, salah satunya seperti yang dilakukan wanita cantik asal Rumania ini. Ia berburu pria yang mau menghamilinya dengan mengiming-imingi sejumlah uang.

Adelina Albu, demikian nama yang terdaftar di akun Facebooknya. Bahkan ia sampai mengiming-imingi uang sebesar 500 euro atau setara dengan Rp 7 juta bagi yang mau melakukannya. Tapi hanya sebatas itu, Adelina tak ingin menjalin hubungan lebih jauh karena mengganggap semua laki-laki puya sifat kekanak-kanakan.

“Jadi, daripada membuang-buang waktu saya pada hubungan yang sia-sia, aku akan membayar untuk (pendonor sperma) itu. Untuk 500 euro,” tulis Adelina di halaman Facebook miliknya, seperti detikINET kutip dari Metro, Selasa (23/3/2015).

Alhasil, berbagai tawaran pun hadir dari banyak pria yang berteman dengan dirinya. Bahkan sebagian besar rela tak dibayar untuk mewujudkan keinginannya itu, meski tak sedikit juga yang tergiur dengan bayarannya.

Anehnya, sejumlah teman-teman Facebook Adelina malah banyak yang mendukung tindakannya. Sebagian besar memuji Adelina karena berani menjadi wanita mandiri yang ingin membesarkan anaknya sendirian, tanpa membutuhkan pasangan.

“Ya, saya seorang wanita mandiri yang matang dan saya ingin bayi,” jawabnya menanggapi komentar teman-temannya.

detikcom

Begal mengaku polisi rampok pemotor yang kehabisan bensin


Merdeka.com - Dua begal mengaku polisi merampok sepeda motor dan dompet milik korban bernama Kamaluddin di Kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu, Sumatera Utara. Pelaku SSH (31) dan PG (36) merupakan warga Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu. Polisi yang mendapat laporan, lantas memburu kedua pelaku. Akhirnya keduanya ditangkap pada Sabtu (21/3), sekitar pukul 14.00 WIB.

"Mereka sempat melarikan diri usai merampas sepeda motor dan dompet berisi uang Rp 700.000 milik korban Kamaluddin pada 28 Februari 2015," kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie kepada wartawan di Rantauprapat, Minggu (22/3).

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, sebuah dompet dan ATM milik korban serta satu unit sepeda motor Honda Supra X.

Menurut Teguh, semula korban mengendarai sepeda motornya dan kehabisan bensin di jalan lintas Sumatera Pematang Seleng Kecamatan Bilah Hulu. Lalu kedua pelaku menghampiri korban dan menanyakan surat-surat kendaraan layaknya seorang petugas kepolisian.

"Modusnya menanyakan surat-surat kendaraan, setelah itu merampasnya. Atas tindak kejahatan itu, kedua pelaku disangkakan melanggar Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan," katanya.

merdekacom

Selasa, 17 Februari 2015

Ini pembelaan Kalbe Farma soal obat bius buat 2 pasien meninggal


Merdeka.com - Dua orang pasien RS Siloam Karawaci meninggal dunia setelah mendapat injeksi obat bius yang salah. Dua pasien itu diinjeksi Buvanest Spinal 0,5 persen produksi Kalbe Farma, untuk kepentingan tindakan operasi.

Injeksi diberikan di bagian punggung sebelum operasi dilakukan. Setelah operasi selesai, pasien tiba-tiba saja kejang dan gatal-gatal. Sempat dimasukkan ke ruangan ICU, pasien akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Menanggapi hal tersebut, External Communication Senior Manager PT Kalbe Farma Tbk, Hari Nugroho mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Terkait kasus Siloam, sejauh ini Kalbe masih menunggu penelusuran yang dilakukan oleh BPOM, jadi kita belum bisa memberikan langkah-langkah," katanya di kantor Kalbe, Jakarta Pusat, Rabu, (18/2).

Hari melanjutkan, pihak Kalbe Farma siap mematuhi seluruh rekomendasi BPOM yang dihasilkan dari proses investigasi tersebut.

"Kalau BPOM ngasih rekomendasi, apapun itu, kami siap patuhi nantinya," tambahnya.

Ia menegaskan, demi menjamin keselamatan pihak konsumen, Kalbe Farma telah menarik peredaran obat Buvanest Spinal.

"Yang jelas, Kalbe telah menarik seluruh peredaran Buvanest Spinal demi keselamatan konsumen serta sebagai tidak preventif," tegasnya.

Seperti diketahui, peristiwa ini bermula saat dua orang pasien, pada 12 Februari, pria dan wanita harus menjalani tindakan operasi. Seperti SOP yang ada, dua pasien itu harus mendapat injeksi lebih dulu. Dalam proses injeksi yang dilakukan dokter anastesi, rupanya isi dan label anastesi Buvanest Spinal terjadi ketidakcocokan.

Kasus ini sedang diselidiki Kemenkes, BPOM dan pihak terkait.

merdeka

Minggu, 08 Februari 2015

Sudah 42 Hari, Seragam Pilot Masih Melekat di Jenazah


JAKARTA - Kepala Basarnas Marsekal Madya F Henry Bambang Soelistyo menyebutkan telah menerima laporan temuan dua jenazah pilot pesawat Air Asia QZ8501. Dua jenazah tersebut ditemukan pada Jumat petang (6/2).
     
Soelistyo meyakini jenazah yang ditemukan di hari pencarian ke-42 itu merupakan pilot pesawat naas yang jatuh pada 28 Desember 2014 lalu. Karena, dua jenazah tersebut ditemukan di kursi kokpit pesawat. Selain itu, bukti lain yang menguatkan adalah seragam yang masih melekat di jenazah.
”Tapi baru satu jenazah yang berhasil kita evakuasi,” ungkapnya saat dihubungi  kemarin (7/2). Satu jenazah lainnya masih belum berhasil diangkat hingga Sabtu petang kemarin.
    
Hal itu disebabkan tingginya gelombang di selat Karimata yang mencapai 3-4 meter. ”Selain itu, arus bawah laut juga cukup kencang sampai 5 knot. Itu menyebabkan penyelam kita kesulitan untuk evakuasi,” urai pria kelahiran Jogjakarta itu.
   
Dari satu jenazah di kokpit yang berhasil diangkat, Soelistyo masih belum bisa memastikan identitasnya. Ia tidak bisa menyebut apakah jenazah itu merupakan jenazah Kapten pilot, Iriyanto atau ko-pilot Remy Plesel. ”Nanti itu tim DVI yang memastikan,” ujarnya.
      
Jenderal bintang tiga itu mengatakan, saat ini satu jenazah tersebut berada di KN Pacitan. Ada enam jenazah lainnya yang juga tengah berada di kapal milik Basarnas itu. ”Empat ditemukan Jumat, salah satunya jenazah pilot. Tiga lainnya hari ini (kemarin),” tuturnya.
      
Rencananya, ketujuh jenazah tersebut akan dijemput dengan KN Jakarta untuk dibawa menuju Teluk Kumai, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, hari ini. Selanjutnya, jenazah akan langsung diantarkan menuju RSUD Imanudin untuk kemudian di bersihkan dan dimasukkan dalam peti jenazah. ”Besok siang, langsung diterbangkan ke Surabaya dengan pesawat kargo yang di siapkan oleh AirAsia,” jelasnya.
     
Dengan tambahan 7 jenazah, total jenazah korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 100 jenazah. Jumlah tersebut sudah ditambahkan dengan jenazah yang berhasil ditemukan di perairan Sulawesi Barat.
      
Terkait rencana pengangkatan kokpit dan badan pesawat, Soelistyo masih belum bisa memastikan. Ia menekankan bahwa fokus tim Basarnas gabungan masih untuk mencari jenazah penumpang pesawat buatan Prancis itu. ”Karena itu pula operasi masih kita perpanjang,” tandasnya.
      
Di sisi lain, ekor dan serpihan pesawat Air Asia telah diterbangkan menuju Jakarta kemarin. Seluruh bagian pesawat tersebut akan langsung diserahkan pada pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Untuk Penghangat Badan Saat Hujan, Bikin Saja Wedang Jahe Roti


Jakarta - Dingin-dingin begini, paling enak menikmati sajian hangat yang mengenyangkan. Wedang jahe yang ditambah dengan susu terasa pedas, gurih dan manis. Makin mantap ditambah dengan roti yang lembut. Sluurp, hangat!

Kamis, 05 Februari 2015

Pegawai Siap Nonaktif Jika KPK Lumpuh, Jokowi Diminta Bertindak Tegas


Jakarta - Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso menyebut bahwa kasus yang menjerat para pimpinan KPK berjalan terus. Hal ini menimbulkan kekhawatiran jika nantinya seluruh pimpinan KPK menjadi tersangka di Bareskrim Polri dan tidak ada tindakan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), maka KPK dipastikan akan lumpuh.

"Ini sebuah pesan kepada Presiden Jokowi bahwa kisruh yang terjadi sudah terlanjur jauh," ucap peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) Hifdzil Alim ketika berbincang, Kamis (5/2/2015) malam.

Mengacu pada Pasal 32 ayat 2 UU 30 Tahun 2002 Tentang KPK, pimpinan KPK yang menjadi tersangka akan diberhentikan sementara oleh Presiden. Jika benar seluruh pimpinan KPK jadi tersangka, maka lembaga antikorupsi itu tak bisa beroperasi karena tidak memiliki pucuk pimpinan sebagai penanggungjawab seluruh kegiatan.

"Ini pernyataan sikap dan sebuah gerakan masif bahwa presiden harus tegas dan seharusnya mengambil peran yang signifikan bagi keberlangsungan KPK," kata Hifdzil.

Pada Kamis (5/2) kemarin, Deputi Pencegahan Johan Budi yang menjadi satu dari sebagian pegawai KPK siap mengembalikan mandat itu kepada Jokowi. Langkah itu diambil lantaran KPK, tempat mereka bekerja sudah tidak dapat lagi beroperasi. Johan menegaskan langkah itu baru diambil jika KPK benar-benar lumpuh.

"Jika pimpinan KPK diberhentikan satu persatu maka faktanya KPK akan lumpuh dan apa yang terjadi dengan fungsi dan tugasnya. Ada ratusan kasus yang saat ini ditangani KPK. Namun sebelum kondisi ekstrim itu terjadi, kita akan melakukan perlawanan yang diperlukan," ujar Johan

detikcom