welcome

warganet

welcome

warganet

welcome

warganet

welcome

warganet

welcome

warganet

Sabtu, 26 September 2015

Berikut Perbedaan Pertalite dengan BBM Jenis Lain



JAKARTA – Pertamina resmi menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis baru dengan research octane number (RON) 90, yakni pertalite, di ratusan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Pertalite dijual dengan harga promo Rp8.400 per liter.

Dari kadar oktan dan harga, pertalite diposisikan di antara premium, pertamax, dan pertamax plus. Untuk mengingatkan kembali perbedaan empat jenis bahan bakar tersebut, berikut ulasan mengenai karakteristik beberapa jenis BBM yang dipasarkan di Indonesia berdasarkan data yang dihimpun Litbang Okezone.

Premium

Premium atau biasa disebut bensin merupakan BBM jenis distilat yang memiliki warna kekuningan yang jernih. Premium mengandung RON 88, paling rendah di antara tiga jenis BBM kendaraan bermotor yang dipasarkan di Indonesia.

Sebagai BBM dengan nilai oktan paling rendah, premium mempunyai beberapa kelemahan, yaitu:

1. Dari aspek teknologi, penggunaan premium dalam mesin berkompresi tinggi akan menyebabkan knocking. Premium di dalam mesin kendaraan akan terbakar dan meledak tidak sesuai gerakan piston. Knocking menyebabkan tenaga mesin berkurang sehingga terjadi pemborosan atau inefisiensi.

2. Dari aspek keuangan, knocking berkepanjangan mengakibatkan kerusakan pada piston sehingga komponen tersebut lebih cepat diganti.

3. Menggunakan tambahan pewarna.

4. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah besar.

5. Produksi premium lebih banyak komponen lokal.

Pertamax

Pertamax merupakan BBM yang dibuat menggunakan tambahan zat aditif. Sekadar diketahui, pertamax pertama kali diluncurkan pada 1999 sebagai pengganti premix 98 karena unsur MTBE yang berbahaya bagi lingkungan.

Pertamax sangat disarankan digunakan pada kendaraan bermotor yang diproduksi setelah 1990, terutama kendaraan yang menggunakan teknologi electronic fuel injection (EFI) dan catalytic converters (pengubah katalitik). Pertamax dijual di pasaran dengan harga lebih tinggi dibandingkan premium.

Sebagai BBM yang dijual dengan harga pasaran lebih tinggi dari premium, pertamax memiliki beberapa keunggulan, yakni:

1. Bebas timbal.

2. Nilai atau kadar RON 92, lebih tinggi dari premium.

3. Pertamax dapat menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston. Hasilnya, tenaga mesin yang menggunakan pertamax lebih maksimal.

4. Ditujukan untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal.

5. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding premium.

Pertamax Plus

Pertamax plus merupakan jenis BBM yang telah memenuhi standar performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC). Pertamax plus biasanya digunakan pada kendaraan yang memiliki rasio kompresi minimal 10,5, serta menggunakan teknologi electronic fuel injection (EFI), variable valve timing intelligent (VVTI), VTI, turbochargers, dan catalytic converters.

Beberapa keunggulan BBM jenis pertamax plus, yaitu:

1. Bebas timbal.

2. RON 95, lebih tinggi dari pertamax.

3. Pertamax plus bisa menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston. Penggunaan BBM lebih optimal dibanding premium dan pertamax.

4. Bisa membersihkan timbunan deposit pada fuel injector, inlet valve, dan ruang bakar yang dapat menurunkan performa mesin kendaraan, serta mampu melarutkan air di dalam tangki mobil sehingga dapat mencegah karat dan korosi pada saluran dan tangki bahan bakar.

5. BBM ini ditujukan untuk kendaraan berteknologi tinggi dan ramah lingkungan.

6. Toluene sebagai peningkat oktannya.

7. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain.

Pertalite

Pertalite merupakan BBM baru yang diluncurkan Pertamina di akhir Juli untuk memenuhi Surat Keputusan Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 313 Tahun 2013 tentang Spesifikasi BBM RON 90. Dari sisi teknologi, sebenarnya kendaraan roda empat di Indonesia rata-rata bisa mengonsumsi BBM RON 90-92.

Beberapa keunggulan pertalite versi Pertamina adalah:

1. Lebih bersih ketimbang premium karena memiliki RON di atas 88.

2. Dibanderol dengan harga lebih murah dari pertamax.

3. Memiliki warna hijau dengan penampilan visual jernih dan terang.

4. Tidak ada kandungan timbal serta memiliki kandungan sulfur maksimal 0,05 persen m/m atau setara dengan 500 ppm.

okezone

Jumat, 25 September 2015

28 September, Bakal Ada Fenomena Langka Gerhana Bulan 'Supermoon'


Jakarta - Tanggal 28 September waktu Indonesia atau 27 September waktu Amerika Serikat bakal ada fenomena alam langka. Gerhana bulan akan terjadi bersamaan dengan bulan purnama 'supermoon'. Bagaimana penjelasannya?

Situs blog NASA, Jumat (25/9/2015) mengabarkan, fenomena ini adalah gabungan dari dua peristiwa alam, yakni gerhana bulan total dan supermoon. Supermoon adalah bulan purnama atau bulan baru yang posisinya berada di titik terdekat dengan garis khatulistiwa. 

"Saat supermoon itu diameter bulan akan terlihat 14 persen lebih besar dari sebelumnya," demikian tulis NASA dalam blognya.

Kombinasi keduanya akan menghasilkan sebuah pemandangan yang indah. Bulan akan terlihat lebih besar dan dikombinasikan dengan warna merah akibat gerhana. 

NASA menyebut, fenomena ini sangat jarang terjadi. Sejak tahun 1900, gerhana bulan supermoon hanya terjadi lima kali. Peristiwa ini terakhir kali terjadi pada tahun 1982. Kemungkinan besar, fenomena yang sama akan terjadi pada 2033.

Namun sayangnya, peristiwa tersebut tak akan bisa dilihat di Indonesia. Hanya mereka yang tinggal di benua Amerika, Eropa dan Afrika saja yang bisa menyaksikannya. 
(mad/nrl)

detikcom

Kamis, 24 September 2015

Insentif Tilang Polantas Naik Jadi Rp 20 Ribu per Lembar Tahun 2016


Jakarta - Kabar gembira bagi anggota Polantas. Tahun 2016 nanti, insentif tilang bagi Polantas naik 100 persen dari Rp 10 ribu menjadi Rp 20 ribu per lembar. Dengan adanya kenaikan insentif tilang ini, diharapkan tidak adalagi Polantas yang melakukan pungli.

"Tahun depan akan dinaikan jadi Rp 20 ribu per lembar untuk insentif tilang ini. Jadi tidak ada alasan anggota melakukan pungli dengan mencari-cari kesalahan pengendara," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Risyapudin Nursin kepada detikcom, Jumat (25/9/2015).

Setiap kegiatan operasional Polantas, juga telah ditunjang oleh biaya operasional untuk masing-masing satuan kerja seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) kendaraan. 

"Jadi tidak ada kegiatan yang tidak didukung operasional. Walau misalnya belum cukup, belum memadai, tapi itu sudah diberikan step by step dan terus akan ditingkatkan sesuai kondisi perekonomian negara kita," jelasnya.

Disamping itu, anggota juga mendapat remunerasi dan tunjangan kerja dari gajinya. Untuk remunerasi, besaran yang diterima berbeda disesuaikan dengan kepangkatan anggota.

"Contoh, remunerasi bintara itu sebesar Rp 1,6 juta.   Tunjangan kinerja itu di luar gaji dan uang lauk pauk. Begitu juga dengan dukungan BBM dan perawatan kendaraan semua sudah terdukung 100 persen,"lanjutnya.

Risyapudin tegaskan, ia tidak akan mentolerir tindakan anggota yang melakukan pungli atau menerima suap. "Jadi kalau anggota melakukan pelanggaran, kita akan tindak tegas," tuturnya. Ia berharap juga tidak ada supervisor anggota yang memotong insentif tilang anggota. 

detikcom

Ada 1.465 Titik Panas di Sumatera, Sumsel Terbanyak


Pekanbaru - Titik panas di Sumatera bukannya berkurang, tapi justru bertambah. Kini ada 1.465 titik panas. Wilayah perbatasan Riau dengan Jambi, jarak pandang cuma 100 meter.

Data dari BMGK pada Jumat (25/9/2015) diketahui, Provinsi Sumsel paling banyak titik panas dengan jumlah 1.296. Selanjutnya di Bangka Belitung 63, Jambi (48), Lampung (41), Bengkulu (1), sedangkan Riau (16).

Untuk wilayah Riau titik panas menyebar di Kabupaten Pelalawan 8 titik, Siak (1), Indragiri Hilir (2), dan Indragiri Hulu (5). Dari jumlah titik panas yang ada, diperkirakan 70 persen sumber titik api.

"Secara umum cuaca di Riau berawan disertai kabut asap. Peluang hujan ringan hingga sedang angin kencang terjadi di Riau bagian tengah, utara dan barat," kata Kepala BMKG Sugarin, kepada detikcom.

Sementara itu, Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger menyebutkan, untuk wilayah Riau paling parah kabut asap di wiilayah perbatasan dengan Jambi. Dua kabupaten di Riau, Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu paling parah asap.

Jarak pandang di kedua wilayah khususnya di perbatasan hanya 100 meter.

"Kalau titik api di tempat kita jauh berkurang. Namun asap masih pekat di perbatasan karena memang asap dibawa angin dari Sumsel dan Jambi," kata Edwar.

detikcom

Tragedi Mina Ini Penjelasan Lengkap Kemenag Soal Tragedi Mina


Jakarta - Ratusan jemaah haji meninggal dunia dalam tragedi di Mina saat hendak lempar jumrah. Kementerian Agama memastikan lokasi tragedi bukan jalur yang biasa digunakan oleh jemaah haji asal Indonesia.

Ada 9 poin penjelasan awal Kementerian Agama soal tragedi ini. Sejauh ini, Kementerian Agama mendapat laporan ada satu jemaah haji asal Indonesia yang menjadi korban.


Berikut penjelasan tertulis Kemenag yang diterima detikcom, Kamis (24/9/2015):

Pada hari ini, Kamis (24/09), telah terjadi  Peristiwa Mina di Jalan Arab 204 pukul 7.30 waktu Arab Saudi. Sehubungan itu, dapat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Berita terkait peristiwa MINA benar adanya. Peristiwa tersebut terjadi di jalan Arab 204 dan waktu terjadi pada 7.30 waktu Arab Saudi, pada saat jemaah akan melakukan lontar Jumrah Aqabah;

2. Jalan Arab 204 adalah jalan yang tidak biasa digunakan jemaah haji Indonesia yang tinggal di Mina Jadid. Jalan yang biasa mereka gunakan adalah jalan King Fahd. Jalan Arab 204 terletak di sebelah kiri jalan King Fahd. Jadi lokasi kejadian bukan berada pada jalur yang biasa ditempuh jemaah haji Indonesia;

3. Jamaah haji Indonesia di Mina terbagi dalam 52 maktab, 45 maktab di Harratul Lisan (Mina), 7 maktab di Mina Jadid. Jemaah yang tinggal di Harratul Lisan tidak akan melalui jalur Arab 204, tapi melalui terowongan muashim ketika akan ke Jamarat. Jadi sangat kecil sekali untuk terjadinya korban yang lebih banyak.

4. Peristiwa diduga terjadi karena adanya jemaah yang akan melakukan jumrah Aqabah tiba-tiba terhenti di jalan Arab. Karena terhenti, jemaah yang berada pada barisan belakang mendorong jemaah yang di depan sehingga berdesakan dan banyak perempuan dan orang tua yang jatuh menjadi korban;

5. Untuk memastikan apakah ada korban dari jemaah Indonesia, Tim PPIH sudah turun di tempat kejadian peristiwa (TKP) dan juga di RS Mina Al-Jisr, tempat banyak korban dievakuasi ke rumah sakit tersebut. Berdasarkan info tim di lapangan, ada satu korban jemaah haji Indonesia. Sampai saat ini korban tersebut sedang diidentifikasi dan mudah-mudahan dalam waktu yang tidak begitu lama akan segera disampaikan identitas dan kloter asal jamaah haji tersebut;

6. Untuk mencegah terjadinya lebih banyak korban, PPIH terus berkoordinasi tidak hanya dengan petugas PPIH di lapangan, tapi juga dengan Difa Madani atau semacam badan penanggulangan bencana Arab Saudi untuk mendapatkan informasi yang lebih up to date, khususnya pada  wilayah-wilayah yang tidak bisa dijangkau PPIH.

7. PPIH Arab Saudi sudah sejak awal mengantisipasi kepadatan jemaah yang akan melempar jamarat dengan mengeluarkan larangan untuk melontar jumrah aqabah pada pukul 8.00 – 11.00 tanggal 10 Dzulhijjah. Sebab saat itu adalah waktu di mana jemaah ramai-ramai pergi ke Jamarat untuk melontar jumrah. Untuk tanggal 11 dan 12 Dhulhijjah, jemaah haji Indonesia diimbau untuk tidak melontar jumrah mulai Pukul 13.00 – 16.00;

8. Jumlah korban meninggal dunia sampai dengan saat ini ada 220 orang dengan korban luka 450 jemaah (data terbaru pukul 19.40 WIB, korban meninggal 717 jiwa dan korban luka 805 orang) dan itu kebanyakan dari jemaah dari Negara wilayah Arab dan Afrika (Mesir).

9. Info terkait peristiwa Mina hubungi hotline kami di +966543603154


(tor/faj)
detikcom

Motor sport yamaha yang akan meramaikan jagat jalan raya Indonesia

Hola semua sahabat duniaku, kali ini penulis ingin mengangkat rumor yang sedang hangat di bicarakan oleh netizen otomotif di jagat digital, yup apa lagi kalo bukan kehadiran MT 15

Gambar diatas diambil dari salah satu web yang bisa di percaya akang aripitstop.com, sedikit opini dari penulis yang awam tentang motor:
  1. Motor ini keren dari segi design tapi kok mirip dengan R15 tanpa fairing ya??(pendapat ane loh)
  2. Karena ane belum pernah mencoba MT series jadi ane belom bisa komentar tentang perfoma nya,tapi ane yakin NVL aja nyos apa lagi ini jadi maknyos (opini ane)
  3. Ane tertarik dengan motor ini terlihat design nya gagah, bisa dibilang naked gak yah tapi pokoknya keren dah dan didukung oleh deltabox ciri khas yamaha yang membuat motor ini layak masuk itungan dan pilihan untuk yang mau membeli motor sport kelas kecil
Demikian sedikit opini ane tentang motor ini, oh ya menurut web kang aripitstop motor ini akan meluncur di awal 2016, hmm well kita tunggu aja kehadiran nya, 

salam 1 aspal

Review penggunaan Oli Diesel MSX pada New Vixion Lightning 2015 part 4

Salam NVL dengan oli sesat, hehehe, mohon maaf atas update yang cukup lama dikarenakan kesibukan di dunia real penulis jadi update tentang review oli ini jadi terlambat. Oke lanjut...

Artikel sebelum nya ane sudah sempat mengulas tentang oli ini pada KM 5000an sekarang motor ane sudah menginjak angka KM 6500an yang berarti kurleb pemakaian oli sudah KM 1500an, mungkin ada yang bertanya kok sampai segitu nya menghitung ya karena masih ada servis gratis yang gak boleh kelewat KM nya ya jadi ane harus liatin KM mulu tiap hari , hehehe I Love Free

Langsung aja ke pokok pembahasan, hal yang dilakukan pada persiapan servis
  1. Membeli oli MSX pada bengkel S 'N D di sekitar jalan baru bogor dengan harga Rp. 51.000/btl ukuran 1 liter  
  2. Menuju bengkel resmi yamaha terdekat (pastinya) hehehe






Pada saat servis ane mengatakan keluhan ane di loket pendaftaran:
  1. Pemakaian bensin mulai boros bisa di standar in lagi mbak?, dan mbak itu menjawab bisa
  2. Stater saya agak macet bisa tolong di cek sekalian?, dan mbak itu menjawab lagi bisa
Oke pada step ini ane duduk manis di tempat duduk yang disediakan khusus untuk yang menunggu servis, sembari asik bbm an tibalah saat motor ane di exe, ane langsung berikan oli sesat ane kepada sang mekanik yang akan menangani motor ane, tanpa rasa ragu dia menerima dan langsung di bawa ke dalam bengkel.

Singkat cerita motor ane udah slesai di servis dan si mekanik nya pun berkomentar, "ini motor masih standar banget bos, masalah agak boros kayaknya rider style nya dah", dan ane jawab "ah masa sih bos perasaan ane biasanya aja bawa nya, tapi emang sih semenjak pake nih oli sesat bawaan nya pengen denger
suara mesin, soalnya ane pake helm full face jadinya suara nya kagak kedengeran", si mekanik pun menjawab, "emang ini motor masih alus banget suaranya, tapi awas bos hati-hati kebablasan, terus ada lagi keluhan yang laen nya? buat masalah stater udah ane bersihin jadi lancar lagi" sembari tangan nya menekan tombol stater. Jawab ane "Okelah bos, makasih ya, ntar kalo ada masalah lagi ane kemari lagi", "beres bos" jawab mekanik

Oke saat nya ambil kesimpulan dari 3x ganti oli MSX dan 1x ganti filter oli sejauh ini:
  1. Suara mesin lebih halus dibanding motor temen ane(sama sama NVL) yang pake oli motor yang notabene nya khusus motor dengan merek Mo**l entah jenis apa yang dipake, yang pasti merk itu.
  2. Tarikan untuk 500km awal setelah penggantian oli motor paling susah di ajak lari larian aka berat (kondisi baru jalan belum jauh), tapi kalo sudah panas enak aja gak ada masalah (gejala ini sudah dari pergantian pertama kali sampai sekarang, mungkin memang karakteristik oli nya kali)
  3. Di penggantian ke 2 yang lalu oper gigi ada suara bletak tapi untuk penggantian kali ini tidak ada suara itu (aneh tapi nyata menurut ane yang status nya masih awam dengan motor).
  4. Dari penggantian 1 sampai ke 3 tidak ada gejala Ngebul yang sering dibicarakan netizen tentang motor NVL ini.
Demikian review ane sampai dengan saat ini, ini semua murni opini ane yang terbentuk dari pengalaman menggunakan NVL selama ini, jika ragu silahkan buktikan sendiri tapi ada keputusan ya ada resiko, sedikit peringatan untuk yang baru akan mencoba oli sesat ini di NVL maupun di NVA silahkan perdalam dulu ilmu nya agar tidak sesat, karena jika sesat salah salah malah motor nya jadi korban aka rusak.

Oke tunggu lanjutannya di review berikutnya di KM 9500an yang pastinya akan ane update disini, so stay tune and keep safety riding!!

Salam 1 aspal

Rabu, 02 September 2015

Review penggunaan Oli Diesel MSX pada New Vixion Lightning 2015 part 3

Hai para pencinta otomotif di tanah air INDONESIA, kembali lagi ane tulis review ane tentang penggunaan oli sesat di NVL yang benar - benar asli pengalaman ane tanpa direkayasa, oke langsung aja

Hari ini tepat penggunaan oli sesat Meditran SX pada 1500km beberapa kejadian yang ane alami
  1. Kipas radiator lebih sering menyala (untuk hal ini ane juga gak paham apa emang cuacanya yang lagi kemarau atau emang oli nya yang udah harus ganti)
  2. Tarikan mesin lebih berat pada saat mesin udah menanjak suhu nya
akhirnya ane ambil kesimpulan kalo udah saat nya nvl ane flushing dengan ganti filter oli, sore sehabis pulang kerja ane mampir ke S & D di daerah bogor jl. baru, ane tebus tuh oli dengan harga Rp. 55.000 aja, karena banyak yang bilang oli Pertamina Fastron Diesel itu bagus ane sekalian aja berbincang singkat dengan penjaga counter yang memang kebetulan sedang sepi, bahasan ane tentang oli diesel yang laku di tempat ini, dan ternyata tepat dugaan ane, pengguna MSX itu sangat sedikit sampai dy bisa mengatakan kalo stok MSX ini hanya 10 btl, dan gak pernah lebih dari itu.

Berbeda dengan oli pfd yang di banderol dengan harga Rp. 69.000 dan di klaim bisa lebih baik kualitas nya daripada MSX, tapi karena ane masih penasaran dengan oli MSX makanya niat hati gak goyah meski udah di racunin lagi sama yang counter pake pfd aja.

Setelah ane bawa tuh oli ukuran 1 liter ke bengkel yang gak jauh dari tempat itu dan langsung melakukan ritual flushing dengan ganti filter oli + oli nya yang udah dibeli tadi, menurut temen + mekanik disitu katanya oli yang dulu udah pada nempel di filter oli yang ditandai dengan banyak nya oli yang menggumpal disana, katanya oli ini mah bukan oli yang sama dengan oli yang lagi ane kuras. Akhirnya ane berkesimpulan kalo sifat aditif dari oli MSX benar benar mengangkat zat yang tidak bisa menyatu dengan oli MSX itu sendiri mentap juga sih menurut ane.

Setelah melakukan ritual flushing, beberapa hal yang ane alami
  1. suara mesin sangat halus (mungkin karena oli masih baru atau entahlah..)
  2. untuk oper gigi sama seperti dulu, bletak di rpm bawah tapi kalo udah diatas yahuud cyiin :D
  3. terasa enteng banget buat diajak lari larian (mungkin karena filter oli nya masih baru jadi belum ada kotoran yang menempel disitu)
  4. pokoknya impresi ane saat ini sangat terpukau dengan kemampuan MSX setelah penggantian filter oli
Demikian review ane kali ini, semoga aja bisa jadi inspirasi buat kamu yang mau nyobain oli sesat di NVL nya, tunggu review ane lagi pas penggantian oli ini di 7000km, (NVL ane baru 5000km an saat ini), see yuuuu!!!!