welcome

warganet

welcome

warganet

welcome

warganet

welcome

warganet

welcome

warganet

Senin, 06 Januari 2014

Jangan sekali-kali klik gambar orang termakan hiu di Facebook!

Jangan sekali-kali klik gambar orang termakan hiu di Facebook!


Jangan sekali-kali klik gambar orang termakan hiu di Facebook!

Merdeka.com - Jika Anda melihat gambar orang yang termakan hiu dengan background laut di salah satu posting Facebook, hati-hati dan jangan sampai diklik. Sebab itu adalah scam yang mencoba mengelabui para pengguna Facebook.

Dikutip dari Softpedia (4/1), biasanya dikemas dengan menarik dengan posting bertuliskan "[Exclusive] Shark eats the swimming man in an Ocean!!"

Dari sumber tersebut dikatakan bahwa link yang menyertai pesan tersebut sama sekali tidak merujuk ke video. Sebaliknya Anda akan diarahkan ke sebuah laman lain. 

Saat Anda me-klik tulisan 'play' pada video tersebut, Anda akan diperintahkan untuk melewati pemeriksaan keamanan sebelum mengakses konten. Pemeriksaan keamanan tersebut berupa survei yang harus Anda selesaikan. Bahkan untuk membuatnya semakin menarik, Anda dijanjikan hadiah jika menyelesaikan survei.

Pada kenyataannya, tidak ada video, apalagi hadiah. Justru scam semacam ini membuat mereka untung berupa uang setelah Anda selesai melakukan survei. Tak hanya itu, Anda mungkin juga akan tertipu dengan memberikan nomor ponsel. Sebenarnya itu adalah Anda dipaksa untuk berlangganan layanan mobile premium.

Untuk itu, berhati-hatilah dengan segala jenis penipuan. Apabila Anda menemukan posting tersebut di Facebook, segera laporkan sebagai spam. Cara terbaik untuk terhindari dari hal tersebut adalah tidak sembarangan klik jika ada konten yang mencurigakan, bahkan jika itu diberikan oleh teman Anda.

Apabila Anda sudah terlanjur me-klik konten tersebut, jangan melanjutkan klik untuk kedua kalinya saat diminta untuk memberikan informasi atau menyelesaikan berbagai survei. Semoga bermanfaat!

merdeka.com

BPK: Secara keseluruhan Pertamina untung

BPK: Secara keseluruhan Pertamina untung


BPK: Secara keseluruhan Pertamina untung

Merdeka.com - Pertamina menaikkan harga elpiji 12 Kg dengan harga perkilo Rp 1.000. Kenaikan tersebut dilakukan setelah audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan kerugian dalam bisnis elpiji 12 Kg.

Namun, pada kenyataannya Pertamina tidaklah merugi. Bahkan, secara keseluruhan Pertamina meraup keuntungan.

"Secara keseluruhan Pertamina itu untung," ujar Ketua BPK Hadi Purnomo di Kemenhan, Jakarta, Selasa (7/1).

Hadi menilai Pertamina memiliki banyak unit usaha termasuk gas. Namun, gas tersebut dijual dengan harga di bawah standar.

"Makanya merugi di sektor itu," katanya.

Sebelumnya, pemerintah dan Pertamina tidak membatalkan kenaikan harga gas elpiji, namun merevisi besaran kenaikan dari semula Rp 3.959 per Kg menjadi hanya Rp 1.000 per Kg. Harga gas elpiji 12 Kg tetap naik. 

"Dengan demikian, harga per tabung Elpiji non subsidi 12 Kg di tingkat agen menjadi berkisar antara Rp 89.000 hingga Rp 120.100," jelas Dirut Pertamina Karen Agustiawan, kemarin.

Kementerian Keuangan kesal harga jual elpiji 12 Kilogram (Kg) tidak sesuai harga keekonomian. Pasalnya, Pertamina harus menanggung rugi akibat bisnis ini yang pada akhirnya mengurangi sumbangan pemasukan ke negara. Menteri Keuangan Chatib Basri menyebut, dari total 100 persen konsumen elpiji, ada sebanyak 83 persen menggunakan tabung gas kemasan 3 Kg dan hanya 17 persen yang menggunakan elpiji 12 Kg.

Setelah drama naik turunnya besaran kenaikan harga gas elpiji, persoalan tidak selesai begitu saja. Selama harga jual gas elpiji 12 Kg tidak sesuai dengan harga keekonomian, Pertamina akan terus mengalami kerugian. Jika tidak ingin terus merugi, harga gas elpiji non-subsidi harus disesuaikan dengan harga keekonomian.

Apakah ke depannya Pemerintah dan Pertamina bakal kembali menaikkan harga gas elpiji 12 Kg? "Kalau (kenaikan harga) susulan hanya langit yang tahu," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan di Gedung BPK.

Berbeda dengan Dahlan, Pertamina justru yakin harga Elpiji kemasan 12 Kilogram (Kg) di waktu mendatang akan tetap naik. Sebab barang ini bukan merupakan komoditas yang mendapat subsidi. "Elpiji 12 Kg ini bukan barang yang disubsidi, sehingga harus mengikuti harga pasar," ujar Karen.

Karen mengatakan, harga jual Elpiji Indonesia saat ini masih berpatokan pada harga CP Aramco. Sehingga, menurut dia, jika terjadi gejolak harga di tingkat dunia, bukan tidak mungkin Pertamina akan mengubah harga.

Namun demikian, Karen mengatakan, Pertamina tidak akan mengubah harga secara sepihak. Menurut dia, pihaknya akan tetap patuh pada kebijakan yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). "Kenaikan tetap harus melalui RUPS," terang Karen.

Karen yakin RUPS tidak akan menjerumuskan Pertamina menjadi perusahaan yang gagal. "Tentunya RUPS akan melihat kondisi perusahaan yang sudah berkeinginan menjadi besar," pungkas dia.

merdeka.com

Potongan tubuh manusia jatuh dari langit Jeddah

Potongan tubuh manusia jatuh dari langit Jeddah


Potongan tubuh manusia jatuh dari langit Jeddah

Merdeka.com - Potongan tubuh manusia berjatuhan dari langit di atas kota Jeddah, Arab Saudi, kemarin. Polisi mengatakan potongan tubuh itu boleh jadi milik penumpang gelap yang naik di rodapesawat.

"Polisi menerima telepon pada pukul 02.30 dari seorang saksi yang melaporkan jatuhnya potongan tubuh manusia," kata juru bicara polisi Jeddah Nawaf Bin Naser al-Bouq dalam pernyataannya seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Selasa (7/1).

Polisi kemudian mengamankan daerah tempat potongan tubuh itu ditemukan untuk menggelar penyelidikan.

Bouq menuturkan hasil penyelidikan awal menyebutkan potongan tubuh manusia itu jatuh dari roda pesawat dan polisi masih terus menyelidiki kasus ini.

Menurut kantor berita AFP sejumlah penumpang gelap seringkali tidak terdeteksi pihak bandar udara. Mereka bisa berpegangan pada roda pesawat. Kebanyakan penumpang gelap itu meninggal kedinginan ketika pesawat sudah mencapai ketinggian tertentu tapi sebagian lagi berhasil selamat.

Pada 2010 kepala bandara Ibu Kota Beirut, Libanon, mengundurkan diri setelah ada kasus seseorang menyusup masuk landasan pacu tanpa terdeteksi dan bersembunyi di roda pesawat jet Saudi.

Mayat pria itu kemudian ditemukan oleh seorang pekerja bandara di Ibu Kota Riyadh.

merdeka.com

Cara mendaftar Google AdSense melalui Blogger

Cara mendaftar Google AdSense melalui Blogger


Cara mendaftar Google AdSense melalui Blogger

Salah satu cara make money from blogging adalah dengan berpartisipasi pada program Pay Per Click (PPC). Dengan hanya memasang script iklan PPC di blog, maka anda akan dibayar jika ada aktivitas klik oleh pengunjung. Dan apabila saldo akun anda sudah mencapai batas minimal payout, maka anda akan diberi bayaran oleh situs penyedia layanan PPC.

Ada banyak sekali situs penyedia layanan PPC ini. Salah satunya adalah Google AdSense. Ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh jika anda menjadi publisher AdSense. Antara lain adalah iklan yang tampil bervariasi, iklan yang relevan dengan konten blog, harga klik tinggi, dan pastinya performance blog anda lebih terlihat cantik dan menarik.

Sayang nya, untuk memperoleh aproval dari AdSense tidak mudah, karena ada berbagai syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh anda. Baca selengkapnya Syarat dan Ketentuan Mendaftar Google AdSense. Cara yang cukup sederhana dan tidak memerlukan banyak biaya adalah dengan mendaftar melalui blogger. Pastikan sebelum anda melakukan pendaftaran, anda harus sudah punya blog berplatform blogspot. Selain itu, anda sudah mengisi blog anda dengan artikel yang menarik dan bermanfaat untuk orang lain. Jangan lupa, setting bahasa Inggris di pengaturan bahasa agar menu earning/penghasilan/uangkan bisa muncul di dashboard blogger anda.

Berikut saya jelaskan Cara Mendaftar Google AdSense melalui Blogger. Silahkan perhatikan baik-baik ya.

1. Silahkan log in ke Blogger di url www.blogger.com

2. Masuk ke Dashboard Blogger dan kemudian pilih Menu Uangkan/Penghasilan/Earnings. Jika menu ini belum muncul, silahkan ganti bahasa dengan bahasa inggris. Klik tombol Mendaftar AdSense
Menu Earning Blogger
3. Klik tombol Ya, Gunakan Email xxxx@gmail.com
Cara Daftar AdSense Mudah
4. Pilih bahasa konten dan centang persetujuan kebijakan progran adsense. Setelah itu, silahkan klik tombol Lanjutkan
Isi Nama Url Blog untuk Daftar AdSense
5. Silahkan isi informasi kontak
Isi Formulir Pendaftaran AdSense
Keterangan:
Nomor 1 pilih negara
Nomor 2 tentukan jenis akun
Nomor 3 tulis nama lengkap anda
Nomor 4 isi alamat lengkap anda
Nomor 5 tulis kota anda
Nomor 6 isi nomor telepon
Nomor 7 check list preferensi Email

Selanjutnya silahkan klik tombol Kirim Permohonan Saya

6. Klik tombol Lanjutkan
Blogger dan Google AdSense
7. Selamat!! anda sudah berhasil mendaftar AdSense. Silahkan tunggu 1 minggu untuk mengetahui hasil permohonan akun anda apakah ditolak ataukah diterima oleh pihak Google AdSense.
Menunggu Aproval dari pihak AdSense
Demikian tutorial sederhan tentang Cara Mendaftar Google AdSense melalui Blogger. Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk anda sekalian. Thanks for your attention.

Kenaikan gas elpiji pengalihan isu suntikan modal Bank Mutiara?

Kenaikan gas elpiji pengalihan isu suntikan modal Bank Mutiara?


Kenaikan gas elpiji pengalihan isu suntikan modal Bank Mutiara?

Merdeka.com - Dalam sepekan terakhir, perhatian masyarakat terfokus pada kebijakan kenaikan harga gas elpiji 12 Kg. Beberapa pihak melihat, drama naik turunnya harga elpiji 12 Kg disebut-sebut sebagai bentuk pengalihan isu saja.
Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio curiga, kebijakan kenaikan harga gas elpiji merupakan skenario pemerintah mengalihkan kasus yang lain. Salah satu kasus yang sebelumnya sempat panas dan menyita perhatian publik adalah keputusan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyuntikkan modal ke Eks Bank Century atau yang kini bernama Bank Mutiara .
"Bisa saja kalau dikaitkan semua untuk pengalihan isu. Karena ini sudah seperti opera sabun yang dimainkan pemerintah," ucap Agus ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Selasa (7/1).
Seperti kita ketahui, di akhir tahun lalu, LPS memberikan tambahan modal ke Bank Mutiara (eks Bank Century) sebesar Rp 1,24 triliun. Pencairan dana penyertaan modal sementara (PMS) oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ke Bank Mutiara berpotensi menimbulkan masalah hukum. Pencairan itu bertentangan dengan UU No. 24/2004 tentang LPS.
Berdasarkan pasal 42 UU No. 24/2004, LPS hanya diwajibkan menjual seluruh saham Bank Mutiara dengan harga minimal sesuai PMS paling lama lima tahun sejak diambil alih. Masa satu tahun berikutnya, LPS bisa menjualnya dengan harga di bawah PMS.
Dengan kata lain, LPS tidak punya opsi untuk menambah modal Bank Mutiara . "Dengan demikian tindakan LPS menyetor kembali modal Rp 1,249 triliun berpotensi melanggar undang-undang," kata sumber merdeka.com, Selasa (24/12)
Dari penilaian Agus, 'sandiwara' yang dimainkan pemerintah terlihat jelas. Mulai dari ketidaktahuan Menteri ESDM Jero Wacik hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait kebijakan kenaikan harga elpiji 12 Kg.
"Dalam UU BUMN itu keputusan diambil majelis tertinggi RUPS. Dalam RUPS ada Menteri BUMN dan minimal deputi. Tapi mereka tidak akan langsung eksekusi karena regulator di Menteri ESDM, kemudian ESDM pasti lapor ke Menko Perekonomian dan akhirnya ke presiden," katanya.
Perilaku pemerintah dinilai sangat tidak layak ditampilkan ke publik lantaran hanya memberikan kesan pembodohan kepada masyarakat.
"Ini cuma opera sabun dan pembodohan masyarakat. Harusnya urus alternatif energi dan jangan impor," tutupnya.
merdeka.com

Trik Deddy Corbuzier 'tembus pelat besi' terbongkar

Trik Deddy Corbuzier 'tembus pelat besi' terbongkar



Merdeka.com - Trik sulap Deddy Corbuzier di atas panggung kembali terbongkar. Kali ini dalam acara The Next Mentalist yang disiarkan secara langsung oleh salah satu televisi nasional, Minggu (5/1).

Pertama-tama, Deddy tampil di atas panggung dengan gaya khasnya. Ia kemudian memanggil asisten cantik untuk menemani aksinya.

Di atas panggung sudah ada kotak dijaga dua pria berbadan tegap. Sementara peran asisten cantik ini menari-nari dan memperkenalkan jika nantinya Deddy akan menembus lapisan besi. Besi itu ditaruh di tengah-tengah kotak besar tersebut.

Penonton diperlihatkan kotak tampak depan dan belakang. Deddy nantinya akan masuk lewat belakang dan akan menembus lapisan besi itu.

Untuk menyakinkan penonton, asisten cantik untuk itu menggunakan martil untuk memukul lapisan besi berkali-kali. Dari kotak belakang tempat Deddy masuk, pria berkepala pelontos ini juga menggunakan martil untuk memukul lapisan besi agar penonton yakin bahwa yang akan ia tembus adalah benar-benar lapisan besi.

Seperti aksi-aksi sulap pada umumnya, setelah Deddy masuk tirai penutup kotak belakang ditutup. Kemudian mata kamera tertuju pada kotak depan. Di situlah trik Deddy terbongkar karena pintu kotak depan belum tertutup.

Deddy ternyata sudah terlebih dahulu menembus lapisan yang disebut besi tersebut. Lantas banyak yang mencibir aksi Deddy ini karena ternyata bukan besi, tapi kain. Di situ Deddy terlihat dengan mudah melewati lapisan dalam kotak tersebut
Aksi Deddy ini diunggah di Youtube oleh akun wongsolo96channel. Kemudian banyak komentar bermunculan. Salah satunya dari Ilham Fadhly. "Wlhahah there's no perfect master!" katanya.
Berikut ini video trik sulap Deddy terbongkar:

merdeka.com

Minggu, 05 Januari 2014

Dicoret dari Timnas U-19, Angga dan Dimas Siap Cari Klub

Dicoret dari Timnas U-19, Angga dan Dimas Siap Cari Klub


Jakarta - Angga Febryanto Putra dan Dimas Sumantri mengaku kecewa atas pencoretannya pada seleksi timnas Indonesia U-19. Meski demikian, mereka tetap bersiap melanjutkan kariernya di dunia sepakbola.

Seperti diketahui, pelatih Indra Sjafrie melakukan pencoretan terhadap lima pemainnya sebelum pemusatan latihan tahap pertama di Kota Batu, Jawa Timur, berakhir. Kelima pemain yang dipulangkan tersebut adalah Dio Permana, Angga Febrianto, Dimas Sumantri, Vicky Meilano, dan Rosad Setiawan.

Pencoretan tersebut dilakukan berdasarkan beberapa pertimbangan dengan melihat kemampuan teknik, taktik, mental, dan fisik.

Meski merasa sangat kecewa, Angga mengaku tetap berbesar hati menerima keputusan tersebut. Pemain asal Surabaya itu pun menyatakan berencana memilih bergabung ke Persib Bandung U-21 setelah pencoretan tersebut.

"Yang pasti saya kecewa. Saya juga tidak tahu alasannya. Mungkin saya kalah bersaing dengan yang lain. Sekarang saya fokus dengan aktivitas yang ada. Saya berencana ikut bergabung ke Persib U-21," ujar Angga saat dihubungi, Senin (6/1/2014).

Lain halnya dengan Angga, Dimas Sumantari mengaku belum memiliki rencana apapun. Dia menyatakan ingin istirahat lebih dulu.

"Belum tahu mau ngapain. Sekarang saya ingin menenangkan diri dulu. Tapi kalau ada klub yang menawarkan saya bergabung, saya akan ambil. Tapi saya tetap semangat kok," kata Dimas.

Sebelumnya, Indra Sjafrie juga mencoret enam pemain lainnya. Mereka adalah Dikri Yusron Afafa, Rully Desrian, Terens Puhiri, Dalmiansah Matutu, Untung Wibowo, dan M Junda Irawan.

Dahlan Iskan: Harga Elpiji 12 Kg Diturunkan Mulai Selasa Pukul 00.00

Dahlan Iskan: Harga Elpiji 12 Kg Diturunkan Mulai Selasa Pukul 00.00



Jakarta -Setelah berdiskusi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pemerintah dan Pertamina memutuskan untuk menurunkan kembali harga elpiji 12 kg. Dari sebelumnya naik Rp 3.999/kg menjadi hanya naik Rp 1.000/kg.

Hal ini disampaikan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan di kantor BPK, Senin (6/1/2013).

"Kenaikan elpiji 12 kg diturunkan dari Rp 3.999/kg menjadi Rp 1.000/kg. Ini berlaku mulai pukul 00.00 nanti. Nanti akan diputuskan manajemen Pertamina," ujar Dahlan.

Lewat keputusan ini, maka kenaikan harga per tabung untuk elpiji 12 kg akan turun dari Rp 47 ribu menjadi Rp 12 ribu. Jadi harga elpiji 12 kg kini adalah Rp 82.200, turun dari Rp 117.708.

Kisah ibu melahirkan dari tangga penyeberangan hingga toilet mal

Kisah ibu melahirkan dari tangga penyeberangan hingga toilet mal



Merdeka.com - Melahirkan anak adalah kodrat seorang perempuan. Umumnya seorang perempuan melahirkan di rumah sakit dengan bantuan dokter dan tenaga medis lainnya.

Namun hal itu ternyata tak terjadi pada semua perempuan. Minggu (5/1) sekitar pukul 23.30 WIB, seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya melahirkan di tangga penyeberangan Halte Busway Kebon Pala, Jakarta Timur.

Perempuan itu kemudian segera dibawa warga yang ada di lokasi ke sebuah Puskesmas terdekat.

"Ibunya sudah dibawa ke puskesmas di samping Polres Jakarta Timur sama warga. Jaraknya gak jauh kok dari Polres, sekitar 300 meter," katanya petugas piket Polsek Jatinegara, Brigadir Arif kepadamerdeka.com, Senin (6/1).

Arif mengaku mendapat informasi dari Polda Metro Jaya soal adanya perempuan yang melahirkan di tangga penyeberangan Halte Busway Kebon Pala. Namun, saat didatangi petugas, perempuan itu sudah dilarikan ke Puskesmas.

"Mengenai siapa ibu tersebut kami juga belum dapat datanya, entah itu warga sekitar atau penumpang busway, kita sedang tunggu datanya," tandasnya.

Melahirkan di tempat tak terduga tak kali ini saja terjadi. Sebelas hari lalu, seorang perempuan bernama Nur Hakiki alias Kiki (19) melahirkan di toilet Plaza Semanggi, Jakarta, Kamis (26/12) lalu.

Perempuan yang berprofesi sebagai SPG itu tak pernah menyangka akan melahirkan di toilet sebuah mal. Untung saja saat kejadian seorang cleaning service ada di lokasi dan segera melaporkan kepada petugas sekuriti bernama M Gunawan.

"Awalnya saya gak percaya saya kira bergurau. Lalu saya lihat ke toilet wanita, eh ternyata benar," ujar Gunawan kepada merdeka.com di Plaza Semanggi, Kamis (26/12).

Gunawan pun terkejut melihat Kiki sedang duduk di kloset. Saat itu banyak darah yang keluar. Bahkan kepala si bayi juga sudah keluar.

Sekuriti berbaju safari hitam itu lantas langsung memanggil bantuan. Gunawan lalu meminta seorang dokter yang berjaga di Apotek Century Mal Plaza Semanggi untuk membantu perempuan yang ingin melahirkan itu. Tak hanya itu, Gunawan lantas mengumumkan melalui pengeras suara soal adanya perempuan yang melahirkan di toilet.

Alhasil tiga orang pengunjung yang berprofesi dokter langsung memberikan bantuan. Kiki akhirnya berhasil melahirkan bayi laki-laki dengan bantuan empat dokter. Dia lantas dilarikan ke RS Jakarta.

merdeka

Saling tuding di balik kenaikan harga elpiji 12 Kilogram

Saling tuding di balik kenaikan harga elpiji 12 Kilogram


Merdeka.com - PT Pertamina pada awal tahun ini cukup mengagetkan masyarakat dengan menaikkan harga gas elpiji 12Kilogram. Tepat tanggal 1 Januari 2014, harga gas elpiji 12 Kilogram naik dari sekitar Rp 70.200 menjadi Rp 117.708 per tabung. Kenaikan ini dirasa cukup memberatkan dan masyarakat banyak yang akhirnya memilih untuk 'hijrah' ke elpiji 3 Kilogram yang masih di subsidi pemerintah.

Berbagai penolakan datang dari masyarakat maupun pemerintah sendiri. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan angkat bicara mengenai kebijakan ini. Gita mengingatkan Pertamina agar hati-hati mengambil kebijakan karena ini akan mengakibatkan inflasi. Inflasi 2013 saja sudah tembus 8 persen sehingga akan menggerus daya beli masyarakat.

Tidak hanya penolakan, saling tuding juga terjadi di tingkat Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menuding kalau Menteri BUMN Dahlan Iskan menjadi aktor di balik kenaikan harga elpiji 12 Kilogram. Keputusan menaikkan harga elpiji 12 Kilogram diambil melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang memerlukan keputusan Dahlan.

Dalam Undang Undang No 19 Tahun 2003 Pasal 14 Tentang BUMN, Menteri BUMN bertindak selaku RUPS dalam hal seluruh saham persero dimili oleh negara dan bertindak selaku pemegang saham pada persero dan perseroan terbatas dalam hal tidak seluruh sahamnya dimiliki oleh negara.

"Pertamina itu bersifat pemberitahuan, Pak Wacik (Menteri ESDM) itu baru terima surat tanggal 2. Keputusan diambil kan melalui RUPS. RUPS itu kan Menteri BUMN (Dahlan Iskan). Jadi sebetulnya BUMN-nya sudah tahu duluan bahwa itu naik. Karena keputusan RUPS. Ada surat keputusan, kenaikan ini lewat RUPS, seperti itu aksi korporasi. Suratnya tanggal 30 (Desember 2013), saya tahu tanggal 31 (Desember 2013) melalui telepon," ujar Hatta di Jakarta, Minggu (5/1).

Hatta menyayangkan keputusan yang diambil oleh Dahlan karena dirasa sangat memberatkan masyarakat. Hatta menyadari keputusan menaikkan harga elpiji 12 Kilogram sepenuhnya berada di tangan Pertamina dan BUMN. Namun Hatta mengingatkan agar keputusan tersebut tidak memberatkan rakyat.

"Ini yang diputuskan kan Pertamina, tetapi harus dengar suara masyarakat. Ini pandangan saya," tegas Hatta.

Tidak hanya Hatta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya mengambil keputusan agar kenaikan harga elpiji 12 Kilogram ini kembali ditinjau ulang. Dalam peninjauan ulang, SBY meminta agar Pertamina melakukan konsultasi dengan pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai kerugian Pertamina dalam penjualan gas elpiji.

Menteri BUMN Dahlan Iskan akhirnya mengaku salah dalam menaikkan harga gas elpiji 12 Kilogram. Dahlan berdalih kenaikan harga elpiji merupakan tindak lanjut dari hasil audit BPK. Disebutkan, Pertamina selalu merugi setiap tahunnya sejak 2009 karena bisnis elpiji non subsidi tersebut.

"Pertamina harus patuh dengan BPK karena ini non subsidi. Pertamina takut dengan BPK. Makanya Pertamina memilih menaikkan harga elpiji 12 Kilogram," ucap Dahlan.

Meski demikian, Dahlan mengaku salah dan menjadi aktor di balik kenaikan harga elpiji 12 Kilogram. Dahlan siap mengoreksi kembali harga elpiji 12 Kilogram. Dahlan telah memberi sinyal harga elpiji 12 Kilogram akan turun mulai besok sesuai perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. SBY memberi waktu 1x24 jam kepada Dahlan untuk meninjau ulang harga gas elpiji 12 Kilogram sebagai bentuk keputusan rapat terbatas yang diadakan di Bandara Halim Perdanakusuma, Minggu (5/1).

"Semua saya yang salah, semua salah saya," ucap Dahlan. Selanjutnya Dahlan siap meninjau ulang kenaikan harga gas elpiji 12 Kilogram. "Kita akan lakukan peninjuan dan kira kira begitu (ada penurunan harga)," tutup Dahlan.

merdeka

Ini modus penipuan baru pada mesin ATM 'ngehang'

Ini modus penipuan baru pada mesin ATM 'ngehang'



Merdeka.com - Bagi pengguna Anjungan Tunai Mandiri (ATM) diharapkan agar berhati-hati dengan modus baru pencurian yang makin cerdik. Kali ini pelaku tak lagi melakukannya dengan cara kekerasan, melainkan dengan menipu korban yang panik lantaran kartu ATM tertelan mesin ATM yang 'rusak'.

Salah satu korban Heni Pridia (41), menceritakan peristiwa nahas yang menimpanya di sebuah Alfamart di daerah Pondok Bambu, Jakarta Timur. Heni harus rela kehilangan uang sebesar Rp 15.000.000, tertipu modus baru itu.

"Kejadiannya Jumat pekan lalu, waktu itu saya mau mengambil uang tunai di ATM (bank) Mandiri. Tiba-tiba mesin ATM-nya rusak kayak 'ngehang' gitu. ATM saya jadi gak bisa keluar, terus ada laki-laki coba nolongin saya, bilang bisa bantu keluarin kartu saya," kata Heni kepada merdeka.com, Jumat (3/1).

Heni mengatakan, tanpa rasa curiga dia pun mengizinkan pria berkemeja kotak-kotak itu untuk membantunya. "Ternyata benar, laki-laki itu bisa ngeluarin kartu ATM dari mesin. Saya berterima kasih sama dia terus pulang. Tapi pas sampai rumah saya lihat itu bukan ATM saya. Karena ATM itu ada namanya, atas nama Dewi Sartika," terang Heni.

Mengetahui hal itu, Heni pun langsung menghubungi customer servis Bank Mandiri untuk segera memblokir rekening miliknya. Namun nahas, saat itu uang tabungan miliknya pun ludes diambil pelaku.

"Kata orang bank nya, uang saya sudah diambil tunai sebesar Rp 10 juta dan Rp 5 juta ditransfer ke rekening lainnya," ucapnya.

Usai kejadian tersebut, Heni pun langsung melaporkan kasus tersebut ke Polres Jakarta Timur untuk segera di Proses. Heni menambahkan, dari informasi yang didapat dirinya ternyata sudah ada empat orang menjadi korban dengan modus yang sama di Alfamart tersebut.

"Polisi kemarin sudah cek TKP, lalu sudah lihat CCTV, sekarang tinggal nunggu CCTV dari Mandiri biar tahu jelas muka pelakunya," tandasnya.

merdeka

Awas! Ada ranjau tersembunyi di website Yahoo!

Awas! Ada ranjau tersembunyi di website Yahoo!



Merdeka.com - Tidak hanya satu, ada 2 perusahaan keamanan internet melaporkan bahwa ada virus yang tersembunyi di balik situs Yahoo.com.

Malware tersebut bersembunyi di balik iklan-iklan yang terpampang di situs dengan CEO bernama Marissa Mayer itu. Fox-IT, perusahaan keamanan internet yang berada di Belanda, menyatakan bahwa para pengunjung dari Yahoo.com akan secara langsung dan tidak sadar terinfeksi malware tersebut walaupun tidak meng-klik iklan yang ada.

Dikutip dari Business Insider (04/01), perusahaan keamanan lain yang dikenal dengan produksi software anti-virus Hitman Pro juga menjelaskan bahwa malware itu memanfaatkan celah keamanan yang dimiliki Yahoo!.

Belum diketahui siapa pencipta malware ini namun diperkirakan sudah ada banyak pengunjung Yahoo! yang terkena infeksinya karena virus tersebut pertama kali ditemukan pada tanggal 30 Desember dan sampai sekarang masih dalam proses penanganan dan belum selesai.

merdeka

Rabu, 01 Januari 2014

(Early Warning) Runtuhnya Indonesia; Target “Asing” Pemilu 2014 dan 2019, Perang 2020-2030 (Bag 3)

Lanjutan Bag 2

Masa Depan Indonesia
Berbicara aktor dalam peta persaingan dunia, terdapat 4 (empat) aktor utama; selain kubu kanan dan kubu kiri terdapat kubu yang penulis namakan kubu depan dan kubu belakang. Penamaan kubu depan karena karakteristik cenderung terang-terangan di depan berseberangan dengan semua kubu lainnya mewakili sebagian besar bangsa Arab dan penamaan kubu belakang karena karakteristik cenderung di belakang layar mewakili sebagian besar bangsa Yahudi; penamaan dengan istilah kanan, kiri, depan, belakang agar unsur-unsur SARA hilang dan pembahasan ini tidak melebar ke perdebatan keyakinan dan perlu ditegaskan juga bahwa penulis tidak menggali persoalan ideologi dan agama tetapi fokus tulisan ini adalah persoalan pengaruh dan kontrol terutama terhadap aspek-aspek politik, ekonomi, dan pertahanan keamanan.
Aktor-aktor dunia tersebut merupakan refleksi kondisi di Indonesia selanjutnya penulis namakan kelompok, berdirinya Indonesia juga merupakan konsolidasi 3 (tiga) kelompok yang dekat/dipengaruhi kubu-kubu; kanan, kiri dan depan sedangkan kubu 1 (satu/belakang) masuk daftar hitam Indonesia sejak kemerdekaan sampai sekarang karena bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar yang dianut Indonesia terkait konsep kemerdekaan (Israel vs Palestina), kalaupun kubu belakang pernah akan diakomodir masuk Indonesia adalah saat Indonesia dipimpin oleh Presiden Gus Dur namun sebelum terjadi, mereka langsung di “cut” oleh kelompok kiri dan depan sehingga balik ke habitatnya di belakang layar; 3 (tiga) kelompok tersebut, pada awalnya dirangkul bersama oleh pendiri bangsa Indonesia; Soekarno, sejalan dengan waktu pergesekan terjadi dan menyebabkan perpecahan dimulai dari DI/TII dan puncaknya G30SPKI akhirnya dimenangkan kelompok kanan + 1 (satu/belakang).
Apa yang sedang terjadi saat ini juga cukup jelas terlihat bahwa sedang berlangsung pertarungan politik dari 3 (tiga) + 1 (satu/belakang), hanya saja kelompok depan selalu dijadikan tameng khususnya oleh kanan + 1 (satu/belakang); mengambil contoh dari Afghanistan pada masa pendudukan oleh Uni Soviet, Taliban disokong secara penuh oleh Amerika Serikat agar Uni Soviet dapat terusir dari Afghanistan, akan tetapi setelah Uni Soviet hengkang alih-alih kemandirian yang didapatkan malah sekarang di Afghanistan, Amerika Serikat yang menjadi musuh Taliban.
Kejadian yang mirip dengan Afghanistan dapat terlihat di Indonesia dalam skala cerita lebih kecil dengan kejadian yang baru saja dipertontonkan, ketika Menteri Dalam Negeri melontarkan wacana tentang FPI dan Kepala Daerah yang berkembang menjadi konfrontasi antara kiri dan depan, kalau saja kelompok kiri dan depan sedikit membuka mata mungkin tidak perlu terjadi konfrontasi; karena mereka sedang dimanfaatkan untuk saling berhadapan sehingga kanan + 1 (satu/belakang) tidak perlu mengotori tangannya untuk bertarung secara terbuka.
Dengan melihat dinamika yang ada; seharusnya kelompok kiri dan depan dapat bersatu atas dasar common enemy (kanan) + 1 (satu/belakang) bukan malah dengan mudahnya dibenturkan satu dengan lainnya, strategi seperti ini merupakan strategi kuno yang seharusnya kiri dan depan sudah mulai bersikap dengan cerdas menghadapinya bukan justru mengulangi sejarah kelam; pada jaman pra-kolonial, kerajaan-kerajaan Nusantara hidup berdampingan dengan damai bersama China dan Arab sampai akhirnya dirusak dengan adu domba oleh penjajah (kolonial).
Dari penjabaran singkat diatas, semuanya sudah cukup terang benderang mengenai kondisi saat ini dan masa depan Indonesia, namun ada satu isu lagi yang ingin penulis sampaikan dan cukup mengejutkan adalah apa yang ada didalam agenda pihak-pihak “asing” terutama kanan + 1 (satu/belakang) terkait masa depan Indonesia, salah satunya adalah rekomendasi resmi dikeluarkan oleh RAND Corporation kepada Pentagon (Amerika Serikat) bahwa Indonesia harus dibagi 8 wilayah.
Target kanan sudah dapat ditebak; status QUO, sebagai pihak berpengaruh dan mengontrol atau bila pengaruh dan kontrol tidak dapat dipertahankan maka tidak boleh ada kelompok lain yang berpengaruh dan/atau mengontrol di Indonesia (with us or against us), sehingga agenda memecah wilayah Indonesia ataupun menyerang Indonesia merupakan ancaman yang tidak dapat di pandang enteng.
Dimanakah posisi kiri dan depan terkait Indonesia kurang lebih sama yaitu ingin berpengaruh dan mengontrol, penulis akan meminjam pemikiran dari Hans Morgenthau: bahwa pria dan wanita memiliki “keinginan untuk berkuasa”. Hal ini dapat kita lihat didalam dunia politik khususnya politik internasional; “politik adalah perjuangan memperoleh kekuasaan atas manusia, dan apapun tujuan akhirnya, kekuasaan adalah tujuan terpentingnya dan cara-cara memperoleh, memelihara dan menunjukan kekuasaan menentukan teknik tindakan politik”.
Bagaimana dengan bangsa Indonesia? Tidak banyak yang memikirkan kompleksitas kepentingan, karena permasalahan Nasional saja sudah sangat pelik terutama masalah korupsi sistematis hingga dapat dikategorikan sebagai bahaya laten; dengan apa yang sedang berkembang di masyarakat; penulis menangkap 1 (satu) esensi dasar bahwa masyarakat sudah muak, membuat tingkat kepercayaan yang sangat rendah terhadap pelaksana Pemerintahan dan Negara sehingga masyarakat sedang aktif bergerak memimpikan perubahan, kearah yang lebih baik; fenomena ini harus dibayar mahal oleh kelompok kanan + 1 (satu/belakang), kehadiran mereka selama ini telah sangat mengecewakan dan akan segera ditinggalkan; pengaruh dan kontrol mereka akan mulai terkikis drastis disisi lain menjadi peluang yang akan diperjuangkan untuk dimenangkan oleh kelompok kiri, sedangkan kelompok depan dalam situasi ini belum dapat menunjukan eksistensi mereka secara politik.
Dikarenakan semua pihak berkeinginan untuk berkuasa, penulis berpendapat skenario perang hampir dapat dipastikan terjadi, kapankah? Melihat beberapa kejadian besar diatas maka dalam jangka pendek target pertamanya adalah perebutan melalui jalur politik pada PEMILU 2014, dari hasil PEMILU 2014 ini maka tindakan selanjutnya berkembang ke PEMILU 2019 dan 2020-2030. Beberapa skenario yang dapat penulis bayangkan adalah sebagai berikut:
1385612598306953219
Gambar: Dok. Pribadi
Didalam Intelijen, umum dikenal cara menghitung tingkat ancaman dengan rumus yang merupakan kombinasi dari Intention (niat), Capability (kemampuan), Circumstances (keadaan); terkait ancaman perang antara kanan dan kiri penulis mencoba memberikan ilustrasi secara singkat sebagai berikut:
  • Intention (Niat):Kanan – Dengan agenda memecah Indonesia dan pergerakan kekuatan pada tahun 2020 demi mempertahankan pengaruh di Negara-Negara Asia-Pasifik, kuat mengindikasikan bahwa status QUO akan dipertahankan dengan ataupun tanpa kekuatan.Kiri – Manuver dan unjuk gigi kekuatan khususnya di perairan Laut China Selatan serta intensifnya China melakukan komunikasi dan menancapkan pengaruh terhadap Negara-Negara di Asia Tenggara kuat mengindikasikan bahwa China akan merebut pengaruh dan kontrol terhadap kawasan Laut China Selatan dan Negara-Negara di kawasan (Asia Tenggara).

  • Capability (Kemampuan):Kanan – Dari ilustrasi peringkat dan belanja militer diatas, Amerika Serikat sangat siap untuk perang.Kiri – Memanfaatkan kondisi Amerika Serikat yang mengalami hantaman perekonomian dan momentum pertumbuhan pesat China, dalam rentang waktu 6 tahun (2014-2020) China akan siap untuk perang.

  • Circumstances (Keadaan):Terjadinya perang tergantung dari Indonesia yang akan berperan sebagai war maker;Kanan – Apabila pengaruh Amerika Serikat hilang terhadap Indonesia dan/atau Indonesia berpihak kepada China maka berpeluang besar terjadi perang; sulit terelakan karena besarnya kepentingan mereka di Indonesia maka usaha merebut kembali atau malah menyerang Indonesia dengan tujuan agar tidak ada pihak yang merebut kepentingan mereka di Indonesia dengan mudah.
    Kiri – Apabila China dapat memastikan Indonesia memihak dan/atau pengaruh dan kontrol dipegang oleh kelompok pro China, atau setidaknya Indonesia dalam posisi tidak memihak siapapun; China akan siap untuk berkonfrontasi karena dengan keberpihakan atau ketidak-berpihakan Indonesia maka perang terbuka akan seimbang bahkan peluang China memenangkan perang menjadi sangat besar.
Dapat terlihat bahwa 3 (tiga) unsur ancaman sudah terpenuhi pada tingkatan yang menurut penulis sudah pada level tinggi dan penulis yakin skenario perang telah disadari oleh Pemerintah walaupun akan terdapat perbedaan perspektif ukuran faktor ancaman Pemerintah dan penulis, dan semoga melalui tulisan ini, ancaman tersebut dapat disadari dan diketahui juga oleh rakyat Indonesia.
Khusus pada faktor keadaan mengapa penulis nilai pada level tinggi karena kanan + 1 (satu/belakang) akan kehilangan pengaruh dan kontrol atas Indonesia dan kelompok kiri yang lebih dekat ke China akan mengambil alih pengaruh dan kontrol tersebut secara politik pada PEMILU 2014, dari 2 (dua) partai yang memiliki kedekatan dengan kelompok kiri berpotensi besar dan juga masing-masing memiliki jagoan Capres dengan elektabilitas tertinggi nomor 1 dan nomor 2 menurut sejumlah survei, sepertinya akan memenangi mayoritas kursi legislatif dan perebutan Kepemimpinan Nasional, kedua partai ini merupakan koalisi sehingga dapat berkuasa secara stabil dan skenario kelompok kiri dapat berjalan tanpa hambatan berarti nantinya. Dengan hasil seperti ini, dapat ditebak akan memunculkan kemarahan Amerika Serikat, dan puncaknya adalah opsi cara-cara dengan menggunakan kekuataan akan terjadi.
Mengapa Indonesia begitu penting; hal ini dikarenakan Indonesia memiliki letak sangat strategis, menguasai Laut China Selatan belum berarti banyak apabila tidak bisa berpengaruh terhadap Selat Malaka; dan untuk berpengaruh di Selat Malaka yang merupakan wilayah teritori Indonesia berarti harus dapat memegang pengaruh dan kontrol di Indonesia, selain itu Indonesia dikenal berperan sebagai perekat kawasan (Asia Tenggara), apabila perekatnya hilang maka kawasan (Asia Tenggara) akan tercerai berai sehingga mudah diintervensi.
Keberpihakan Indonesia akan membuat China mendapatkan keuntungan, Indonesia dapat menjadi semacam pemotong dan/atau penghambat kekuatan terutama yang bergerak dari Australia, Singapura dan Malaysia. Atau setidaknya yang dibutuhkan oleh China adalah Indonesia dalam posisi tidak memihak siapapun, hal ini sama saja kawasan (Asia tenggara) tidak memiliki perekat dengan kondisi tersebut sudah lebih dari cukup bagi China memenangkan peperangan.
Peluang Amerika Serikat mempertahankan pengaruh dan kontrol atas Indonesia sangat kecil bila dikorelasikan dengan kondisi politik di Indonesia terkini, masyarakat sedang dalam titik terendah tingkat kekecewaannya terhadap Pemerintah yang mengelola Negara ini, kelompok kanan + 1 (satu/belakang) yang selama ini diuntungkan oleh penguasa telah diberikan cukup waktu untuk menunjukkan peranannya, anggap saja mulai dari tahun 1965 sampai 2014 berarti hampir 50 tahun keleluasaan didapatkan akan tetapi tidak memberi manfaat yang baik bagi Indonesia bahkan cenderung kesengsaraan, disisi lain kelompok kiri menawarkan harapan perubahan.
Ditambah dengan kondisi Amerika Serikat (prahara ekonomi), kalau dianalogikan mereka sekarang bagaikan kartu mati, tetap bersama mereka Indonesia tidak memiliki harapan perubahan malah sebaliknya memburuk karena akan dimanfaatkan untuk membantu menyehatkan keadaan mereka yang sedang sakit parah, disisi lain kondisi China sangat menjanjikan bagaikan sebuah bunga yang baru mekar dan sedang harum.
Skenario perang sudah didepan mata, rangkaian waktu akan dimulai pada saat pergantian pengaruh dan kontrol di Indonesia dari kelompok kanan + 1 (satu/belakang) ke kelompok kiri, namun ada sebuah pertanyaan lebih besar lainnya yang harus dijawab terkait isu ini, tidak saja kapan terjadinya; tetapi apa yang telah kita siapkan apabila terjadi?
Secara mental dan psikologis, penulis tidak akan meragukan kesiapan angkatan bersenjata maupun rakyat Indonesia atas skenario apapun yang akan dihadapi oleh bangsa ini, bukan tanpa alasan penulis meyakininya dan dapat terlihat dari beberapa argumen berikut, karena:
  • Argumen pertama adalah karena secara budaya bangsa Indonesia dari jaman dahulu (pra-kolonial) terkenal sebagai bangsa perang, cerita-cerita kejayaan kerajaan Nusantara melegenda terutama di kawasan Asia sampai ke daratan India dan China sebagai bangsa penguasa dan siap bila peperangan terjadi.

  • Argumen kedua adalah Indonesia cukup berpengalaman berperang pada jaman kolonial, kisah-kisah peperangan menghiasi perjalanan bangsa Indonesia demi kebebasan.

  • Argumen ketiga adalah jaman Kemerdekaan, Indonesia dihiasi dengan peperangan pada 1 (satu) dekade awal merdeka.

  • Argumen keempat adalah dijaman orde baru dan reformasi; peperangan Timor-Timur, peperangan melawan OPM dan GAM, ataupun peperangan dalam konteks dan skala berbeda yaitu konflik internal terutama masalah politik (Pilkada, Pilpres, dan lainnya).

  • Argumen kelima adalah contoh nyata dari kasus khusus yaitu dengan Malaysia baik masalah sengketa perbatasan ataupun yang lebih sederhana persaingan pertandingan olahraga sepakbola, segenap komponen bangsa bergerak untuk menantang Malaysia berperang.
Kesimpulannya, secara mental dan psikologis Indonesia siap berperang, dan penulis justru memiliki penilaian sendiri mengenai karakteristik bangsa ini terkait perang; bahwa bila terjadi konflik terutama dengan pihak “asing” bangsa ini akan cenderung memilih berperang tanpa memikirkan menang atau kalah dan semangat atau kenekatan ini yang menjadi faktor “deterrence” penyebab musuh segan terhadap Indonesia.
Akan tetapi dalam memenangkan peperangan tidak cukup hanya bermodalkan mental, dukungan persenjataan juga harus diperhitungkan; Seperti sedikit disinggung diatas, saat ini Indonesia berada pada peringkat 15 kekuatan militer dunia akan tetapi melihat ke belanja militer yang hanya 8 Milyar USD masih sangat jauh dari cukup dalam menghadapi perang yang telah diilustrasikan.
Penulis berpendapat, Indonesia harus dapat meningkatkan kekuatannya untuk masuk setidaknya di peringkat 10 (sepuluh) besar, dan hal ini salah satu caranya dengan meningkatkan belanja militer yang juga masuk kategori 10 (sepuluh) besar sekitar 34 Milyar USD, melihat APBN saat ini yang sebesar 1700 Triliun Rupiah artinya Indonesia setidaknya mengalokasikan 20% dari total APBN untuk belanja militer.
Tujuan belanja militer yang besar adalah ketika skenario perang terjadi dan Indonesia terseret ke dalamnya; mengingat Indonesia dalam posisi mengerucut kepada aliansi dengan China berarti Indonesia harus siap berhadapan dengan kekuatan Negara-Negara tetangga yang tergabung dalam persemakmuran terutama Australia, Singapura dan Malaysia; untuk itu sangat diperlukan kekuatan serang (attack), mau tidak mau belanja militer sebesar 8 Milyar USD yang tujuannya mencegah (deterrence) tidak akan mencukupi, dan karena waktu yang sangat pendek dengan peningkatan signifikan maka diharapkan Indonesia dapat mengejar dan mengimbangi kekuatan gabungan Negara-Negara tersebut.
Tujuan lainnya adalah ketika skenario perang terjadi dan Indonesia memilih tidak terlibat (non-aliansi); Indonesia pada saat itu harus cukup kuat untuk membuat baik kanan maupun kiri berpikir keras sebelum mencoba untuk menyerang, dan kalaupun mereka menyerang; Indonesia dapat membendung kekuatan tersebut, hal ini sebagai tindakan pencegahan karena ketika dalam posisi non-aliansi tidak ada jaminan Indonesia tidak diserang oleh 2 (dua) kekuatan yang sedang memusatkan kekuatan perangnya di sekitar wilayah Indonesia.
Mungkinkah terpenuhi belanja militer sebesar 34 Milyar USD? Jawabannya hampir mustahil akan tetapi memungkinkan; target belanja sebesar 34 Milyar USD tidak dilaksanakan pada tahun pertama (2014) dan kedua (2015) Pemerintahan baru berkuasa, karena 2 (dua) tahun awal kekuasaan pemerintahan terpilih harus menyelesaikan masalah Nasional terlebih dahulu mengenai korupsi sistematis dan dihilangkan atau setidaknya ditekan secara sistem dengan diiringi tindakan tegas.
Begitu kompleksnya sistem yang ada membuat korupsi ini sulit dilawan namun penulis akan mengambil ide yang diutarakan oleh Eric Bonabeau, dalam jurnal yang berjudul Understanding and Managing Complexity Risk bahwa dalam menyelesaikan masalah yang rumit dibutuhkan tindakan penyederhanaan sehingga masalah tersebut dapat terlihat lebih mudah lalu mempermudah menemukan solusinya; akan tetapi ketika kompleksitas tersebut sudah sangat akut seperti yang ada di Indonesia maka berdasarkan pemikiran Eric Bonabeau dikatakan “complexity, not less, and that progression will continue unless war or revolution resets the entire system”; dapat juga diartikan perlunya sebuah tindakan revolusioner yaitu membuat sistem baru, hal ini dapat terlaksana dimulai dari kemauan kuat Pemerintahan terpilih dan Legislatif; serta dukungan penuh dari rakyat; bersama-sama sepakat bergerak sangat cepat menyusun perangkat sistem baru bagi Indonesia.
Bila korupsi sistematis tersebut dapat dihilangkan atau setidaknya ditekan dengan sistem baru pada tahun pertama maka pada tahun kedua diharapkan telah terlihat hasilnya, yaitu efisiensi dan efektifitas keuangan Negara (pemasukan dan pengeluaran) tambahan pemasukan keuangan harus ditargetkan atau memastikan kebocoran penggunaan keuangan Negara yang biasanya sebesar 10% - 20% tidak terjadi lagi; tentu angka sebesar 34 Milyar USD dapat terwujud dengan mudah. Mulai dari tahun ketiga 2016 sampai PEMILU 2019 merupakan waktu yang tersisa untuk memaksimalkan belanja militer Indonesia.
Itulah tantangan awal yang akan dihadapi oleh Pemerintahan terpilih 2014-2019 dan segenap komponen bangsa Indonesia dan masalah ini harus menjadi agenda semua pihak serta tidak dapat dianggap sepele, kegagalan mempersiapkan diri akan berdampak besar terhadap masa depan Indonesia; selain itu proses selama pelaksanaan Pemerintahan pasca PEMILU 2014 akan semakin berat terlebih pihak yang kalah tidak akan menyerah begitu saja sehingga tekanan dari dalam juga semakin besar dan butuh ketegasan dalam penanganannya; dampak dari ketidak-siapan (ancaman luar) dan pergesekan Nasional (ancaman dalam) tersebut dapat dibayangkan dari rangkaian ilustrasi pada tulisan ini adalah keruntuhan Republik Indonesia.
Bagaimanakah bila ternyata perang tersebut tidak terjadi? Jawabannya adalah Indonesia tetap perlu perubahan politik, perbaikan ekonomi dan peningkatan kekuatan pertahanan keamanan. Perubahan politik dapat dipastikan dimenangkan dan menjadi milik kelompok kiri, kelompok kanan + 1 (satu/belakang) tersingkirkan, kelompok depan belum dapat berperan banyak melihat kondisi saat ini tidak adanya figur dan dukungan yang kuat dari rakyat membuat mereka sebagai kelompok yang tidak menang namun dapat bertahan, kelompok depan dapat memilih bergabung dengan kiri atau membangun kekuatan politik untuk merebut pengaruh dan kontrol di Indonesia di masa depan.
Bagaimanakah Indonesia dalam pengaruh dan kontrol kelompok kiri serta kedekatan dengan China nantinya? Sejarah membuktikan bahwa bangsa China dan Arab pada jaman pra-kolonial yang menjalin hubungan dengan bangsa ini bersifat timbal balik saling menguntungkan, bila memang nanti kelompok kiri memenangkan pengaruh dan kontrol di Indonesia, bangsa ini harus memastikan prinsip saling menguntungkan berjalan dengan benar dari hubungan Indonesia – kubu kiri (China); serta tetap memiliki batasan yang jelas dan tegas terkait masalah Ideologi dan Kepentingan Nasional, jangan sampai terulang keadaan menyedihkan dari hasil hubungan kita dengan kelompok kanan + 1 (satu/belakang).
Selain itu, bangsa Indonesia dalam masa perubahan harus sudah memikirkan kemandirian secara menyeluruh, sehingga menjadi bangsa yang memiliki prinsip kuat dan tegas, suatu saat apabila ternyata hubungan baru dengan kelompok kiri yang terjalin tidak lebih baik dari hubungan lama dengan kelompok kanan + 1 (satu/belakang), Indonesia telah siap memutuskan hubungan tanpa menganggu stabilitas Negara.
Dilihat dari aspek ekonomi kedekatan dengan kubu kiri terutama China yang sedang mengalami pertumbuhan pesat, dengan hubungan kemitraan sejajar dan saling menguntungkan maka Indonesia akan menjelma menjadi kekuatan sama besarnya dalam waktu singkat; ditambah dari aspek pertahanan keamanan, kerjasama 2 (dua) Negara besar dengan kekuatan besar di kawasan ini akan membuat Indonesia disegani lawan maupun kawan; terakhir dari aspek politik, selama Pemerintahan terpilih bekerja setulus hati demi kepentingan rakyat maka kejayaan dan kemakmuran pada masa emas bangsa Indonesia dapat kembali bersinar.
Perubahan kearah yang lebih baik inilah yang diimpikan sebagian besar rakyat Indonesia, dan saat ini tawaran kelompok kiri yang sedang tumbuh pesat secara timing sangat tepat bersamaan dengan kondisi kelompok kanan + 1 (satu/belakang) yang sedang terjun bebas dan sedang sekarat sehingga tidak dapat diharapkan membawa perubahan terlebih kesempatan yang pernah mereka dapatkan tidak dimanfaatkan dengan baik dan benar, namun justru menyakiti hati rakyat Indonesia, kelompok depan pun sedang dirudung banyak permasalahan serta tidak adanya figur yang menarik hati rakyat membuat jalan kelompok kiri menjadi sangat mulus; semoga perubahan yang diimpikan tersebut tercipta seiring pergantian kelompok yang berpengaruh dan mengontrol di Indonesia, sudah cukup lama bangsa ini terpuruk ibarat tikus yang mati di lumbung padi, dan sekarang saatnya Indonesia menjadi tuan tanah yang menikmati hasilnya.
Penutup
Dari uraian tulisan ini, penulis menarik kesimpulan, sebagai berikut:
1. Indonesia menghadapi ancaman luar (perang) dan dalam (konflik nasional) pada waktu dekat dan butuh respon cepat, tepat, dan terarah agar Indonesia siap dan tanggap sehingga keruntuhan Indonesia tidak terjadi.
2. Indonesia tidak memiliki banyak waktu hanya 1 (satu) periode kepemimpinan yaitu 5 tahun (2014-2019) sebagai penentu utama bagi masa depan Indonesia.
3. Indonesia sedang kritis, penderitaan dan kekecewaan rakyat sangat tinggi sehingga dibutuhkan perubahan yang revolusioner.
4. Hegemoni dunia bergeser dan akan pindah dari Amerika Serikat ke China, Indonesia sudah semestinya cerdas dalam menyikapi dinamika ini sehingga tidak ‘stuck’ bersama orang sakit yang selama ini menyengsarakan; bergerak mencari perubahan, dan saat ini pilihan terbaik yang tersisa bersama orang baru yang sedang bersinar.
5. Selama dalam proses perubahan dengan ataupun tanpa bantuan pihak “luar”, Indonesia harus memikirkan dan berusaha bangkit demi mengarah ke kemandirian sejati.
Penulis juga menitipkan saran kepada beberapa pihak, yaitu:
1. Rakyat: bersatulah jangan mudah diadu-domba, ciptakan stabilitas dengan tetap bergerak menuju perubahan dan kemandirian.
2. Kelompok kanan + 1 (belakang): mulailah mempertimbangkan kembali secara matang hubungan dengan pihak “luar” (kubu kanan), karena mereka sedang terpuruk dan sepertinya akan jatuh, tentunya jangan sampai ikut terjatuh bersama mereka.
3. Kelompok kiri: Jagalah kepercayaan yang diberikan rakyat Indonesia, berjuanglah dengan sepenuh hati dan maksimal demi kemajuan dan kejayaan Indonesia di masa depan, waktu anda tidak banyak untuk membuktikan diri bahwa anda layak dipercaya.
4. Kelompok depan: Tetaplah berjuang dalam koridor kebaikan, bangunlah kekuatan politik dan tunjukan diri bahwa masa anda akan tiba.
5. Semua pihak baik luar maupun dalam: Indonesia adalah Negara perang, Indonesia tidak takut berperang, bila waktunya tiba Indonesia siap menyambutnya, sebelum tiba pikirkan dan persiapkan dengan matang peperangan tersebut.
Dari kacamata stratejik masih banyak yang dapat penulis eksplorasi mengenai isu dalam tulisan ini; maka dari itu tulisan ini akan terus berkembang dan bersambung ke tulisan lain, selanjutnya penulis akan mencoba memperkuat pembahasan dengan tulisan lebih fokus mengupas terhadap sub-sub dari isu utama secara satu persatu agar menjadi satu kesatuan dalam membuka cakrawala pembaca dan menjadi pengetahuan yang memberikan manfaat bagi pembaca.
Silahkan disebarkan bila artikel ini bermanfaat.
Baca juga:
Download Pdf.