welcome

warganet

welcome

warganet

welcome

warganet

welcome

warganet

welcome

warganet

Jumat, 22 Januari 2016

Sedih Bacanya, Anak 16 Tahun dibekali Mesin Pembunuh dari Orang Tua, Akibatkan Satu Orang Meninggal


Miris mendengar kabar dari mojokerto, seorang baru 16 tahun menginjak kelas X alias 1 SMA sudah dibekali mesin pembunuh, kok mesin pembunuh ? ya… mesin pembunuh dijalan raya saat ini adalah motor. Dari data kepolisian selalu motor menjadi urutan teratas yang mengalami kecelakaan dan berakibat fatal atau korban meniggal dunia.
Gara-gara ngebut di jalan, seorang pelajar berinisial AD, diduga jadi penyebab meninggalnya Sinarwati, seorang PNS di Denkesyah Mojokerto. Seperti yang dihimpun oleh majamojokerto, anak ini sudah diamankan oleh pihak berwajib. Kronologi dari majamojokerto :
  • AD yang baru berusia 16 tahun dan masih duduk di bangku kelas X salah satu sekolah di kawasan jl Letkol Soemarjo ini, mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja Nopol S 6000 V dengan kecepatan tinggi. Saat di TKP depan Bank Danamon, motor AD terlihat oleng, hingga menyenggol motor Vario nopol S 2811 QX yang dikendarai Sinarwati, warga Jokodayoh RT 08/RW08, Jabon, Mojoanyar, kab Mojokerto.
  • Akibatnya, Sinarwati jatuh bersama motornya ke arah kanan. Naas, disebelah kanannya ada sebuah kendaraan truk Colt Diesel Nopol S 8366 NA yang disopiri Agung Shafiudin warga desa Brumbung RT 08/RW 02, kecamatan Trowulan. Sinarwati terlindas roda belakang truk sebelah kiri, hingga mengalami luka parah di kepala dan meninggal di TKP.
  • Saat ini, AD, pelajar pengendara motor Ninja, dan Agung Shafiudin sopir truk, masih diamankan di Mapolreta Mojokerto. ”Saat ini keduanya masih berada di Polresta untuk dimintai keterangan,” jelas AKP Narulita, Kasatlantas. Sementara jenasah Sinarwati langsung dibawa ke RSUD Dr Wahidin Soedirohusodo.
Lalu salah siapa anak 16 tahun sudah bawa motor 250cc ? orang tua yang paling patut disalahkan karena membolehkan sang anak membawa motor gedhe bahkan motor itu pastinya pemberian dari orang tua. Jadi jangan heran kalau orang tua sekarang justru mempersentai para anak2nya dengan mesin pembunuh. Ingat generasi penerus anak bangsa ada pada diri anak kita.
Anak belum cukup umur dikasih ijin naik motor apalagi motor bertenaga besar sama saja orang tua kasih mesin pembunuh ke anak.
Apakah polisi akan mengusut tuntas masalah ini ? semoga saja sudah tidak sibuk dengan urusan tilang menilang dan bisa mengusut tuntas kasus ini, dan semoga pisau jangan tumpul keatas tapi tajam kebawah.
motor terbelah  (2)
GAMBAR ILUSTRASI

Dukung! Tolak Sinetron Negatif dan Kembalikan Film Kartun Ke Televisi Indonesia!


Baru kemarin tongolin artikel tentang sinetron yang bisa membuat para fansnya mudah menirukan kelakuan idolanya di sinetron seperti naik motor gedhe,ugal2an dan berantem,langsung lahir petisi untuk menolak sinetron negatif.
Sudah saatnya anak2 dan remaja indonesia menikmati tayangan2 yang bermanfaat bukan sinetron yang penuh dengan adegan perkelahian, cinta2an, kebut2an di jalanan bahkan suka ngebully, justru hal ini lebih parah darifilm kartun yang tidakoleh tayang di indonesia. Saya bukannya mau membela filmkartun yang dilarang tayang namun hanyalah sebagai gambaran dimana ketidak proporsional ketika filmkartun dilarang namun sinetron yang beredar justru lebih parah daripada yang dilarang.
Nach, ternyata ada petisi yang mengadukan hal inike KPI, dibuat oleh bro agung onie. Silahkan yang mau ikut tanda tangan petisinya bisa diklik dibawah ini.

Dukung! Tolak Sinetron Negatif dan Kembalikan Film Kartun Ke Televisi Indonesia!

image
Sebagai gambaran anak2 atau remaja masa kini yang pernah menjadi korban kebut2an di jalan dan kelakuan yang tidak pantas :

Keluar Kata ”Koordinasi” Apa Artinya ?, Ketika Bocah ABG Naik Motor Ninja Boncengan Bertiga Distop Polisi

Orang Tua Bekali Mesin Pembunuh Anak, Sebuah Mobil Melayang Menewaskan Satu Orang

Motor ataupun mobil bisa menjadi mesin pembunuh jika kita tidak bisa mengendalikan dengan tepat, sering kali orang tua bangga jika anaknya sudah bisa mengendarai mobil atau motor apalagi dengan power besar, tak sadar jika tindakan itu akan membahayakan nyawa anak sendiri.
Kronologi :
  • saat itu sekitar pukul 15.17 Wita, kendaraan yang mengangkut satu pilot dan dua pramugari Lion Air berjalan dengan kecepatan sedang di Jalan AA Maramis Kairagi Manado.
  • Saat memasuki tikungan setelah simpang tiga Kairagi-Bitung dan Kairagi-Bandara, tiba-tiba sebuah mobil berwarna merah dari arah berlawanan melayang di udara, tepat menuju ke arah mobilnya.
  • “Pertama saya lihat rumput dan pasir melayang ke udara, itu saat mobil menabrak pembatas jalan dan melayang ke udara. Si pilot yang duduk di samping saya saja sampai berteriak keras, sangat keras karena kaget. Saat itu di pikiran saya hanya membanting stir ke kiri jalan menghindari mobil tersebut. Namun mobil masih menghantam bagian depan kanan, pas di depan saya. Hanya itu yang saya ingat, tahu- tahu saya sudah luka kena pecahan kaca, kepala saya agak pusing terbentur stir, ” ujar Jefry bercerita kepada Tribun Manado saat perjalanan menuju rumah sakit.
  • Dijelaskan dia, setelah Honda Jazz menabrak bagian depan kendaraan dan merusak fungsi rem, kendaraannya tak bisa dikendalikan dan menabrak trotoar.
  • Sementara sopir Honda Jazz, Kevin, menurut saksi mata sempat menjerit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.
  • Remaja berusia 17 tahun itu terpelanting dan ditemukan terduduk di jok bagian belakang dengan posisi kaki menjulang ke atap mobil. Kevin mengalami luka parah di bagian kepala.
aripitstop

Sabtu, 16 Januari 2016

Hak Politik Bupati Karawang Dicabut dan Hartanya Dirampas Negara


Jakarta - Mahkamah Agung (MA) mencabut hak politik Bupati Karawang nonaktif, Ade Swara dan istrinya, Nurlatifah di kasus korupsi. Adapun hukuman pidana, pasutri itu tetap harus menghuni penjara selama 7 tahun penjara untuk Ade dan 6 tahun untuk Nurlatifah.

Nurlatifah juga anggota DPRD Karawang.

"Masyarakat harus dilindungi dari keserakahan para pejabat negara yang seharusnya mengayomi dan melayani rakyat," demikian alasan pencabutan hak politik keduanya yang tertuang dalam putusan MA sebagaimana dikutip detikcom, Minggu (17/1/2016).

Pasangan suami istri (pasutri) itu diadili oleh ketua majelis Artidjo Alkostar dengan anggota Krinsa Harahap dan MS Lumme. Vonis yang diketok pada Kamis (14/1) itu menyatakan pasutri tersebut terbukti telah melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang tatkala menerima uang dari Aking Saputra, CEO PT Tatar Kertabumi dalam rangka penerbitan Surat Persetujuan Pemanfaatan Ruang (SPPR).

"Menjatuhkan denda Rp 400 juta dan Rp 300 juta," ujar majelis secara bulat.

Dalam tuntutannya, KPK meminta agar uang suap yang diberikan PT Tatar Bumi ke Ade Swara untuk dikembalikan ke PT Tatar Bumi. Namun MA menyatakan uang sebesar USD 424.349 itu tidak perlu dikembalikan dan tetap dirampas negara.

"Sebaliknya, karena dianggap terbukti dibeli dengan uang hasil korupsi dan pencucian uang maka majelis memutuskan pula bahwa aset Ade Swara dan istri berupa tanah dan bangunan di Jalan Pulo Raya, Jakarta Selatan serta 5 bidang tanah dirampas untuk negara," cetus majelis dengan suara bulat.

Ade dan Nurlatifah ditangkap penyidik KPK pada 17 Juli 2014. KPK lalu menuntut keduanya dengan hukuman 8 tahun penjara. Pada 15 April 2015, Pengadilan Tipikor Bandung menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara untuk Ade dan 5 tahun untuk Nurlatifah. Oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta, hukuman dinaikkan masing-masing 1 tahun penjara. 
(asp/Hbb)

Dosis 15 Gram Sianida di Kopi yang Tewaskan Mirna


Jakarta - Penyebab kematian Wayan Mirna Salihin (27) mulai terkuak. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri memastikan adanya kandungan sianida dalam kopi yang diminum Mirna.

"Isi lambungnya juga positif mengandung sianida. Jadi memang (kematian) diduga akibat sianida," ujar Kapuslabfor Polri Brigjen (Pol) Alexander Mandalika saat dikonfirmasi Sabtu (16/1/2016) malam.

Dari sampel kopi yang diteliti, konsentrasi kandungan sianida sebanyak 15 gram. "Bayangkan saja, 90 mg saja sudah mematikan itu," sambung Alexander.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) BPPT dalam situsnya menjelaskan, zat sianida berbentuk padatan kristal kubus atau serbuk, granul, serpihan yang dapat menyerap uap air sehingga menjadi cairan, tidak berwarna hingga putih, berbau seperti almond.

Dalam porsi rendah, zat ini sering digunakan oleh petani untuk membasmi hama. Penggunaannya juga harus sangat hati-hati mengingat betapa bahaya zat tersebut. 

Dalam dosis yang besar, sianida dapat mengakibatkan kehilangan kesadaran secara tiba-tiba, seringkali disertai kejang dan kematian.

Hingga saat ini polisi memang sudah masuk ke tahap penyidikan untuk membongkar misteri kematian Mirna. Pra rekonstruksi di Kafe Olivier sudah dilakukan pada Senin (11/1).

Dua teman Wayan Mirna (27) Jesica dan Hani dalam pra rekonstruksi memperagakan saat pertemuan di satu meja. Mirna mengalami kejang-kejang usai minum es kopi Vietnam.

Peristiwa yang dialami Mirna terjadi  pada Rabu (6/1) sore. Korban datang bersama dua rekannya.

Kapolsek Tanah Abang AKBP Jefri Ronald,menyebut korban kejang-kejang dan kemudian ditolong dibawa ke klinik mal GI usai meminum kopi. Setelah itu korban dilarikan ke RS Abdi Waluyo, namun nyawa korban tidak tertolong. 
(fdn/mad)

Kamis, 14 Januari 2016

#IndonesiaWorthIt, Para Traveler Bela Indonesia Pasca Ledakan Thamrin


Jakarta - Ledakan Thamrin berdampak pada Indonesia. Para traveler pun menyerukan #IndonesiaWorthIt di medsos, bahwa Nusantara tetap layak dikunjungi.

Rentetan bom dan baku tembak di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, berpengaruh cukup besar terhadap berbagai aspek termasuk pariwisata. Para traveler Indonesia pun tidak tinggal diam. Mereka menyerukan kepedulian lewat Twitter, dengan hashtag #IndonesiaWorthIt.

"Kejadian terorisme beberapa jam lalu kan pasti ada efek negatifnya terhadap pariwisata Indonesia. Siapa tahu bakal ada isu travel warning, dan sebagainya. Dengan hashtag itu, kita sebagai traveler bisa berkontribusi kalau Indonesia masih layak kunjung," tutur Mawski, penggagas hashtag #IndonesiaWorthIt dari komunitas Traveller Kaskus.

Saat dihubungi detikTravel, Kamis (14/1/2016), Mawski menjelaskan esensi nama tagar #IndonesiaWorthIt.

"Walaupun ke sini jauh, mahal, sulit, ada isu terorisme sampai malaria, tapi Indonesia masih layak dikunjungi. Semua hal itu malah menambah value wisatawan asing untuk datang ke Indonesia," paparnya.

Sampai saat ini banyak traveler Nusantara yang memposting dengan hashtag #IndonesiaWorthIt, memajang berbagai foto destinasi dari Jakarta sampai pulau-pulau eksotis.

"My best nine is Indonesia :) Are you sure you don't want to visit Indonesia? #IndonesiaWorthIt," tutur salah satu pengguna Twitter, Fahmi (@catperku) dengan memajang foto-foto Best Nine-nya di Instagram.

Pengguna Twitter bernama Jarvik Fuad (@JarvikFuad) juga memposting foto yang tak kalah keren.

"Are you sure don't want to see this event (Pacu Jawi) in the place of its origin? #IndonesiaWorthIt," tuturnya yang memajang foto festival budaya Pacu Jawi di Sumatera Barat.

Lewat hashtag #IndonesiaWorthIt, Mawski mewakili para traveler Nusantara berharap, berbagai isu termasuk terorisme tak melunturkan ketertarikan wisatawan asing ke Indonesia.

"Kita buktikan kalau Indonesia masih layak dikunjungi," tambahnya. (sst/sst)

detikcom

Susul GrabTaxi, Go-Jek Gratiskan Evakuasi di Jabodetabek


Jakarta - Bagi masyarakat yang ingin evakuasi ke tempat yang aman dan kesulitan mendapatkan akses transportasi karena tragedi ledakan di Sarinah, bisa menggunakan layanan ojek digital Go-Jek. Sama seperti Grab Taxi, Go-Jek juga menggratiskan layanannya.

“Apabila Anda perlu berevakuasi ke tempat yg lebih aman, Anda dapat menggunakan layanan GO-RIDE gratis di wilayah JABODETABEK #prayforjakarta,“ demikian pengumuman Go-Jek di akun Twitter resminya.

Layanan itu khusus diberlakukan hanya untuk hari ini saja. “Khusus hari ini,untuk layanan Go-ride dengan jarak maksimal 25km free ya. sampai dengan pukul 18:00. Terima kasih“

Mereka memberikan saran pada warga Jakarta agar tetap berada di tempat yang aman. “Kepada seluruh warga DKI Jakarta, kami himbau untuk mengutamakan keselamatan Anda “

“Semua Driver Go-Jek siap membantu siapapun yang membutuhkan pertolongan di masa yang kritis ini.Semua Driver Go-Jek siap membantu siapapun yang membutuhkan pertolongan di masa yang kritis ini,“ kata pendiri dan CEO Go Jek Nadiem Makarim dalam keterangannya.
(fyk/asj) 
detikcom

Ledakan Trafik Jaringan Pasca Bom Thamrin


Jakarta - Pasca aksi teror dan ledakan bom di Jl. MH Thamrin, Jakarta, trafik telekomunikasi di sekitar tempat kejadian perkara langsung melonjak pesat, khususnya untuk akses data dan panggilan suara.

"Pada saat kejadian, lonjakan trafik terjadi di Sarinah dan sekitarnya sebesar 200% untuk data dan 271% untuk voice. Tidak ada lonjakan berarti untuk SMS," kata Vice President Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati kepada detikINET, Kamis (14/1/2016).

Tak hanya Telkomsel, operator telekomunikasi lainnya juga langsung mengalami lonjakan pesat. Namun mereka masih belum bisa memastikan persentase kenaikan trafik jaringannya.

"Kami belum bisa menyediakan data trafik karena baru bisa ditarik H+1. Teknisnya memang seperti itu," jelas Tri Wahyuningsih, General Manager Corporate Communication XL Axiata saat dikonfirmasi detikINETsecara terpisah.

Infrastruktur Normal, Komunikasi Lancar

Sehubungan dengan peristiwa ini, Telkomsel dan para operator lainnya terus bersiaga untuk memastikan berfungsinya alat-alat produksi sehingga ketersediaan dan kualitas jaringan tetap terjaga. 

Hal ini dilakukan agar warga yang berada di Jakarta dapat terus berkomunikasi dan bertukar informasi kepada keluarga dan kerabatnya. 

Adita menjelaskan, saat terjadi peningkatan trafik telekomunikasi pasca kejadian di sekitar lokasi pengeboman, lonjakan trafik masih dapat dilayani dengan baik tanpa kendala. 

"Saat ini Telkomsel terus fokus untuk memastikan berfungsinya alat-alat produksi di Jakarta secara optimal, sehingga pelanggan tetap dapat terus terhubung dan mendapatkan layanan yang prima," ujarnya.

Tetap terjaganya layanan telekomunikasi ini, menurutnya, juga menjadi amat penting untuk membantu aparat dalam berkoordinasi, sehingga pertukaran informasi menjadi lancar.

"Selain memastikan kesiapan alat produksi, dari sisi pelayanan, GraPARI Telkomsel di Jakarta tetap melayani pelanggan sesuai dengan jam operasional seperti biasa, kecuali GraPARI yang berada di pusat perbelanjaan yang memberlakukan kebijakan untuk menutup lokasinya lebih cepat dari jam operasional normal," pungkas Adita.



Telkom, Induk usaha Telkomsel, juga menyampaikan kabar bahwa seluruh infrastrukturnya tetap berjalan normal, tidak mengalami gangguan untuk tetap memastikan kualitas layanan prima kepada pelanggan dan masyarakat

"Seluruh layanan telekomunikasi dari Telkom baik suara maupun data tetap berjalan normal. Masyarakat saat ini tetap dapat menggunakan layanan telekomunikasi seperti biasa," terang Vice President Corporate Communication Arif Prabowo.

Mengantisipasi lonjakan trafik telekomunikasi yang mungkin muncul terkait peristiwa di atas dan untuk meningkatkan pengamanan perangkat telekomunikasi, manajeman Telkom telah menginstruksikan jajarannya untuk menjaga kualitas layanan serta meningkatkan kewaspadaan lingkungan.

“Semua layanan kami siagakan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat serta mendukung berbagai pihak khususnya aparat keamanan maupun Media yang membutuhkan layanan telekomunikasi tambahan.

Baik Telkom, Telkomsel, dan operator lainnya turut berduka dengan keluarga korban dan ikut prihatin terhadap peristiwa yang baru terjadi. Mereka berharap agar kondisi dapat segera kembali normal.

(rou/ash) 
detikcom